
Ilmuwan China ungkap asal usul kalsium pada bintang pertama

Foto yang diabadikan pada 4 Mei 2022 ini menunjukkan pemandangan langit malam yang berbintang terlihat dari base camp Gunung Qomolangma. (Xinhua/Jiang Fan)
Bintang tertua yang pernah dikenal umat manusia adalah bintang raksasa merah tipe K bernama SMSS0313-6708, memiliki kandungan litium, karbon, magnesium, dan kalsium.
Beijing, China (Xinhua) – Para ilmuwan China mengungkap asal usul kalsium pada bintang-bintang pertama dengan menggunakan laboratorium bawah tanah terdalam di dunia di Provinsi Sichuan, China barat daya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan secara daring (online) pada Rabu (26/10) dalam jurnal Nature.Pada 2014, sejumlah astronom Australia mengamati bintang tertua yang pernah dikenal umat manusia, yakni bintang raksasa merah tipe K bernama SMSS0313-6708, yang teramati memiliki kandungan litium, karbon, magnesium, dan kalsium. Namun, pada saat itu asal usul kalsium dalam bintang tetap menjadi sebuah misteri.Laboratorium Bawah Tanah Jinping China (China Jinping Underground Laboratory/CJPL), yang berada 2.400 meter di bawah sebuah gunung di Provinsi Sichuan, mulai beroperasi pada Desember 2010.Para peneliti China melakukan eksperimen yang relevan di laboratorium tersebut. Mereka berhasil memverifikasi hipotesis bahwa kalsium berasal dari reaksi pelepasan utama siklus karbon, nitrogen, dan oksigen (siklus CNO), yang mengungkapkan asal usul kalsium pada bintang.Laboratorium CJPL dapat sangat mengurangi pengaruh sinar kosmik dan menyediakan kondisi unik untuk pengukuran langsung reaksi nuklir penting yang memiliki signifikansi astrofisika itu, sebut He Jianjun dari Beijing Normal University, penulis korespondensi pertama artikel tersebut.Para peninjau jurnal Nature berkomentar bahwa penelitian ini merupakan keberhasilan eksperimental yang luar biasa, dan memberikan wawasan baru untuk studi astrofisika nuklir di masa mendatang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Misi eksplorasi Mars pertama China kumpulkan banyak data ilmiah
Indonesia
•
19 Sep 2022

Kosmonot Rusia akan berjalan di luar ruang angkasa pada 19 Januari
Indonesia
•
11 Jan 2022

Qualcomm luncurkan platform canggih untuk percepat inovasi AI
Indonesia
•
25 Oct 2024

Fokus Berita – Penambang modern buka jalan bagi transformasi pintar di pusat batu bara China
Indonesia
•
12 Feb 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
