
Ilmuwan teliti badak berbulu berusia 20.000 tahun yang ditemukan di Siberia

Ilmuwan Rusia telah menunjukkan kepada media sisa-sisa badak berbulu remaja yang mati sekitar 20.000 tahun lalu dengan 80 persen bahan organiknya masih utuh, termasuk rambut, gigi, tanduk, dan bahkan lemak. (Kantor Berita TASS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Berbagai material kaca ditemukan dalam sampel regolit Bulan dari misi Chang'e-5
Indonesia
•
10 Jan 2024

COVID-19 – Vaksin Sputnik V Rusia hampir 100 persen efisien kembangkan respon sel
Indonesia
•
29 Jan 2021

China ungkap tambahan bukti serangan siber oleh badan keamanan AS
Indonesia
•
27 Sep 2022

Ilmuwan China kembangkan metode keselamatan sistem swakemudi
Indonesia
•
18 Mar 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
