
Ilmuwan teliti badak berbulu berusia 20.000 tahun yang ditemukan di Siberia

Ilmuwan Rusia telah menunjukkan kepada media sisa-sisa badak berbulu remaja yang mati sekitar 20.000 tahun lalu dengan 80 persen bahan organiknya masih utuh, termasuk rambut, gigi, tanduk, dan bahkan lemak. (Kantor Berita TASS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Stasiun luar angkasa simulasi darat pertama kembangan China lolos tinjauan penerimaan
Indonesia
•
28 Feb 2024

Tim ilmuwan China kembangkan model jaringan terinspirasi otak untuk jembatani AI dan ilmu saraf
Indonesia
•
20 Aug 2024

COVID-19 – Ilmuwan: Orang yang telah divaksin tetap bawa virus corona
Indonesia
•
29 Jan 2021

China rilis gambar pertama hasil tangkapan teleskop survei lapangan lebar baru
Indonesia
•
03 Oct 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
