
Ilmuwan teliti badak berbulu berusia 20.000 tahun yang ditemukan di Siberia

Ilmuwan Rusia telah menunjukkan kepada media sisa-sisa badak berbulu remaja yang mati sekitar 20.000 tahun lalu dengan 80 persen bahan organiknya masih utuh, termasuk rambut, gigi, tanduk, dan bahkan lemak. (Kantor Berita TASS)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penjelajah Rusia akan lakukan perjalanan 10 hari di Kutub Utara
Indonesia
•
21 May 2021

Insinyur Australia kembangkan bahan bangunan daur ulang, jejak karbon seperempat dari bahan konvensional
Indonesia
•
23 Sep 2025

Spesies baru gurita ‘flapjack’ ditemukan di ngarai laut dalam di lepas pantai Australia
Indonesia
•
23 May 2025

Tingkat polusi udara yang tidak sehat kembali hantui Bangkok
Indonesia
•
26 Oct 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
