
Media: Pemisahan Jepang dari China akan picu kenaikan drastis harga produk

Foto yang diabadikan pada 5 November 2022 ini menunjukkan stan Organisasi Perdagangan Eksternal Jepang (Japan External Trade Organization/JETRO) di Pameran Impor Internasional China (China International Import Expo/CIIE) kelima di Shanghai, China timur. (Xinhua/Liu Ying)
Jika 80 persen impor Jepang yang berasal dari China, yang bernilai sekitar 1,4 triliun yen, terganggu selama dua bulan, Jepang tidak akan dapat memproduksi berbagai macam produk termasuk peralatan rumah tangga, mobil, resin, pakaian, dan produk makanan.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Eksplorasi perusahaan Jepang untuk membangun rantai pasokan yang independen dari China di tengah eskalasi ketegangan antara China dan Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan meningkatkan biaya semua produk secara dramatis, menurut laporan Nikkei Asia baru-baru ini.Perusahaan-perusahaan saat ini terkait erat dengan China, dari hulu seperti pengadaan bahan mentah hingga hilir seperti perakitan produk, kata laporan itu.Jepang memiliki ikatan yang sangat kuat dengan China, yang menyumbang 26 persen dari total impor Jepang pada 2020, lebih besar ketimbang rasio AS yang sebesar 19 persen dan Jerman 11 persen, tambah laporan tersebut.Jika 80 persen impor Jepang yang berasal dari China, yang bernilai sekitar 1,4 triliun yen, terganggu selama dua bulan, Jepang tidak akan dapat memproduksi berbagai macam produk termasuk peralatan rumah tangga, mobil, resin, pakaian, dan produk makanan, kata Nikkei Asia yang mengutip perkiraan Profesor Yasuyuki Todo dan rekan-rekannya di Universitas Waseda.Selain itu, produksi dengan nilai sekitar 53 triliun yen akan hilang, yang berarti kerugian sekitar 10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang, papar Nikkei Asia lebih lanjut.*1 yen = 119 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Dukung UMKM, Mendag targetkan penjualan produk lokal 50 persen dari total transaksi di Harbolnas
Indonesia
•
09 Sep 2025

FAO: Harga pangan global turun pada Januari 2025
Indonesia
•
09 Feb 2025

Lebih banyak bisnis asing berinvestasi di China usai upaya respons COVID-19 dioptimalkan
Indonesia
•
02 Jan 2023

Destatis: Inflasi di Jerman turun jadi 8,6 persen pada Desember 2022
Indonesia
•
04 Jan 2023


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
