
India gelar pertemuan Sherpa G20 pertama di bawah kepresidenannya

Indonesia menyerahkan kepresidenan G20 kepada India dalam upacara penutupan KTT G20 di Bali pada 16 November 2022. (Xinhua/G20)
Pertemuan Sherpa pertama di bawah kepresidenan G20 India, yang dipimpin oleh Sherpa G20 Amitabh Kant, dimulai pada 4 Desember 2022 di Udaipur, dengan diskusi panel tentang percepatan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDG).
New Delhi, India (Xinhua) – Pertemuan Sherpa Kelompok Dua Puluh (Group of Twenty/G20) pertama di bawah kepresidenan India resmi dibuka pada Ahad (4/12) malam waktu setempat di Negara Bagian Rajasthan, India barat, demikian disampaikan pejabat setempat.Pertemuan tersebut dimulai di Udaipur, sekitar 396 kilometer sebelah barat daya Jaipur, ibu kota Rajasthan."Pertemuan Sherpa pertama di bawah kepresidenan G20 India, yang dipimpin oleh Sherpa G20 Amitabh Kant, dimulai hari ini di Udaipur," kata seorang pejabat. "Pertemuan dimulai pukul 17.00 (waktu setempat) sore ini dengan diskusi panel tentang percepatan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDG)."Menurut pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh kepresidenan G20 India, pertemuan empat hari mulai Ahad hingga Rabu (7/12) itu akan mengatur persiapan untuk dialog penting terkait isu-isu global yang paling mendesak."Pertemuan Sherpa G20 pertama di bawah kepresidenan India menentukan fokus dan agenda untuk pertemuan-pertemuan mendatang. Dalam forum tersebut, India akan berkesempatan untuk menggelar diskusi tentang prioritas-prioritas global bersama dengan para anggota dan tamu G20," kata pernyataan itu."Pertemuan Sherpa di Udaipur akan mengupayakan pembangunan konsensus tentang beragam isu global di berbagai Alur Kerja G20 serta mengarahkan fokus pada prioritas-prioritas global utama."India resmi mengambil alih posisi kepresidenan blok G20 pada Kamis (1/12) pekan lalu.
Presiden RI Joko Widodo dan PM India Narendra Modi di KTT G20 yang digelar di Hotel The Apurva Kempinski, Bali pada Selasa (15/11/2022). (Sekretariat Kabinet RI)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China tolak penggunaan kekuatan dan sanksi ilegal untuk selesaikan isu nuklir Iran
Indonesia
•
16 Mar 2025

Finlandia dan Swedia tekankan kepentingan Eropa dalam upaya perdamaian Ukraina di tengah perundingan AS-Rusia
Indonesia
•
19 Feb 2025

Embargo AS sebabkan kerugian jutaan dolar AS bagi sektor olahraga Kuba
Indonesia
•
02 Nov 2022

China buka kembali kedutaan di Nikaragua setelah batalkan pengakuan atas Taiwan
Indonesia
•
01 Jan 2022


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
