
Indonesia targetkan peningkatan ekspor produk makanan, minuman, dan pertanian ke pasar Asia

Seorang karyawan menunjukkan beberapa produk minuman herbal yang diproduksi oleh PT AVIN Bogor, di Bogor, Jawa Barat, pada 24 Maret 2025. (Indonesia Window)
Indonesia menargetkan peningkatan ekspor secara keseluruhan sebesar 7,1 persen pada tahun ini, dengan mayoritas pertumbuhan diperkirakan berasal dari sektor-sektor nonmigas.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia (RI) berencana meningkatkan ekspor produk-produk makanan, minuman, dan pertanian ke pasar Asia sebagai bagian dari upayanya untuk memenuhi target ekspor nasional, demikian disampaikan Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso pada Senin (19/5).Budi menyatakan bahwa pasar-pasar Asia, seperti Hong Kong dan Taiwan di China, serta negara-negara di kawasan lainnya yang memiliki populasi diaspora Indonesia dalam jumlah besar, relatif mudah diakses."Kawasan-kawasan tersebut merupakan yang paling mudah untuk kita jangkau. Negara-negara dan kawasan Asia memiliki pasar yang memungkinkan masuknya produk-produk makanan dan minuman kita, termasuk komoditas pertanian," ujar sang menteri dalam sebuah konferensi pers di kantornya.
Foto yang diambil pada 24 Oktober 2024 di fasilitas pengepakan sayur Taiwan Technical Mission (TTM) di Karawang, Jawa Barat, ini memperlihatkan okra merah dan okra hijau yang sedang disiapkan untuk didistribusikan ke supermarket mitra TTM. (Indonesia Window)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Hawaii tertarik manfaatkan lebih jauh potensi pasar wisatawan China
Indonesia
•
08 Aug 2023

Kemendag terbitkan aturan tentang kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia-Eropa
Indonesia
•
30 Oct 2021

China sediakan lingkungan bisnis berorientasi pasar bagi perusahaan asing
Indonesia
•
17 Dec 2022

Bank Sentral Eropa: Sentimen konsumen melemah di zona euro
Indonesia
•
08 Dec 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
