IHK AS naik 3,2 persen pada Oktober seiring meredanya inflasi di tengah suku bunga tinggi

Seorang pelanggan berbelanja di sebuah pasar swalayan di Foster City, California, Amerika Serikat, pada 12 Oktober 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Inflasi konsumen Amerika Serikat pada Oktober naik 3,2 persen dibandingkan setahun lalu, turun dari 3,7 persen pada bulan sebelumnya, seiring meredanya inflasi di tengah tingginya suku bunga.
Washington, AS (Xinhua) – Inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) pada Oktober naik 3,2 persen dibandingkan setahun lalu, turun dari 3,7 persen pada bulan sebelumnya, seiring meredanya inflasi di tengah tingginya suku bunga, demikian dilaporkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Selasa (14/11).Indeks harga konsumen (IHK) AS tidak berubah pada Oktober dalam basis yang disesuaikan secara musiman, setelah naik 0,4 persen pada September, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja di departemen tersebut.Indeks untuk tempat tinggal terus meningkat pada Oktober, mengimbangi penurunan untuk indeks bahan bakar bensin dan mengakibatkan indeks yang disesuaikan secara musiman tidak berubah pada bulan itu, papar laporan tersebut.Laporan inflasi terbaru itu menunjukkan bahwa apa yang disebut IHK inti, yang tidak mencakup bahan pangan dan energi, naik tipis sebesar 0,2 persen pada Oktober, setelah naik 0,3 persen pada September.Inflasi inti pada Oktober naik 4,0 persen dalam 12 bulan terakhir, perubahan terendah dalam periode 12 bulanan sejak periode yang berakhir pada September 2021. Inflasi inti pada September naik 4,1 persen dibandingkan setahun lalu.Indeks yang meningkat pada Oktober meliputi sewa, sewa setara pemilik (owners' equivalent rent), asuransi kendaraan bermotor, perawatan medis, rekreasi, dan perawatan pribadi. Indeks-indeks untuk penginapan di luar rumah, mobil dan truk bekas, komunikasi, serta tarif maskapai penerbangan termasuk dalam sederet indeks yang mengalami penurunan pada bulan itu.Inflasi di negara tersebut telah mereda secara signifikan dibandingkan setahun lalu berkat peningkatan suku bunga yang agresif oleh Federal Reserve (The Fed) dari mendekati nol menjadi lebih dari 5 persen. Saat mencapai puncaknya pada Juni 2022, IHK melonjak 9,1 persen secara tahunan (year on year).Namun demikian, inflasi masih jauh di atas target jangka panjang The Fed sebesar 2 persen, yang mengindikasikan bahwa suku bunga dapat bertahan di angka yang tinggi selama beberapa bulan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Adora Magic City nama kapal pesiar besar pertama buatan China
Indonesia
•
22 May 2023

Raksasa teknologi China Huawei perkirakan pendapatan 2022 capai 636,9 miliar yuan
Indonesia
•
31 Dec 2022

Harga minyak berlanjut turun di Asia jelang pembicaraan nuklir AS-Iran
Indonesia
•
08 Feb 2022

Fokus Berita – Tarif AS picu kenaikan biaya dan ketidakpastian bagi sektor furnitur
Indonesia
•
23 May 2025
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
