PBB laporkan penurunan insiden akses kemanusiaan di Somalia

Petugas polisi memeriksa lokasi serangan bom di Mogadishu, ibu kota Somalia, pada 28 September 2024. (Xinhua/Hassan Bashi)
Insiden akses kemanusiaan turun 18,6 persen menjadi 57 insiden pada kuartal ketiga tahun ini di Somalia, dibandingkan dengan 70 insiden pada kuartal sebelumnya.
Mogadishu, Somalia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah badan bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (17/10) mengatakan bahwa insiden akses kemanusiaan turun 18,6 persen menjadi 57 insiden pada kuartal ketiga tahun ini di Somalia, dibandingkan dengan 70 insiden pada kuartal sebelumnya.Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) juga mengatakan tiga pekerja kemanusiaan meninggal selama periode tersebut, meskipun kematian mereka tidak secara langsung berhubungan dengan status mereka sebagai pekerja kemanusiaan, melainkan merupakan kerugian atau kehilangan tambahan (collateral damage)."Insiden-insiden ini menggarisbawahi kompleksitas dinamika klan dan bahaya yang dihadapi pekerja kemanusiaan di Somalia," kata OCHA dalam informasi pembaruan situasi kemanusiaan yang dirilis di Mogadishu, ibu kota Somalia.OCHA mengatakan meskipun tren insiden secara keseluruhan tetap stabil, penurunan tersebut terutama berkaitan dengan berkurangnya tantangan akses yang disebabkan oleh hambatan aksesibilitas musiman akibat hujan dan menurunnya "pembatasan atau gangguan akses layanan dan bantuan pada orang-orang yang terdampak konflik," yang turun dari 17 insiden pada kuartal kedua menjadi hanya lima insiden pada kuartal ketiga.Kendala utama pada kuartal ini masih berupa campur tangan dalam implementasi aktivitas kemanusiaan, yakni sebesar 22 insiden, sama dengan jumlah yang dilaporkan pada kuartal kedua.
Warga Somalia menunggu bantuan di sebuah kamp pengungsi internal di Baidoa, Negara Bagian Somalia Barat Daya, pada 11 Juni 2024. (Xinhua/Luqman Yussuf Hassan)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Hakim senior sebut China akan tingkatkan perlindungan hukum terhadap HAKI
Indonesia
•
20 Oct 2022

Akankah digitalisasi kemaritiman makin ‘moncer’ pasca COVID-19?
Indonesia
•
22 Apr 2020

PBB sebut teknologi Juncao China berpotensi penting dalam pencapaian SDG
Indonesia
•
28 Feb 2023

Menabung waktu, menuai kebaikan
Indonesia
•
05 Nov 2019
Berita Terbaru

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

30.000 lebih pekerja layanan kesehatan gelar aksi mogok kerja di California, AS
Indonesia
•
27 Jan 2026
