
Tingkat kelahiran di Australia turun ke rekor terendah baru pada 2024

Orang-orang menikmati pemandangan matahari terbenam di Pantai Port Melbourne di Melbourne, Australia, pada 10 Januari 2025. (Xinhua/Ma Ping)
Tingkat kelahiran di Australia turun ke rekor terendah baru untuk dua tahun berturut-turut pada 2024, dengan usia median orangtua saat kelahiran anak mereka meningkat menjadi 32,1 tahun untuk perempuan dan 33,9 tahun untuk, yang keduanya mencatat rekor tertinggi.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Tingkat kelahiran di Australia turun ke rekor terendah baru untuk dua tahun berturut-turut pada 2024, ungkap data resmi yang dipublikasikan pada Rabu (15/10).Menurut data dari Biro Statistik Australia (Australian Bureau of Statistics/ABS), total tingkat kelahiran di negara itu mencatatkan rekor terendah baru yakni 1,481 kelahiran anak per perempuan pada 2024.Hal itu menandai dua tahun berturut-turut tingkat kelahiran di Australia berada pada angka terendah sejak pencatatan dimulai pada 1924, setelah angkanya tercatat 1,499 kelahiran anak per perempuan pada 2023.ABS menyampaikan total tingkat kelahiran telah berada di bawah tingkat pengganti, yang dianggap sekitar 2,1 bayi per perempuan untuk menggantikan seorang ibu dan pasangannya tanpa adanya migrasi internasional, sejak 1976.Usia median orangtua saat kelahiran anak mereka meningkat menjadi 32,1 tahun untuk perempuan dan 33,9 tahun untuk laki-laki di Australia pada 2024, yang keduanya mencatat rekor tertinggi.Beidar Cho, kepala demografi ABS, mengatakan usia median ibu meningkat 1,2 tahun sejak 2014, sementara usia median ayah naik 0,9 tahun.Dalam satu dekade sebelum 2014, usia median hanya naik 0,3 tahun untuk ibu, dan 0,2 tahun untuk ayah, urainya.Cho memaparkan perubahan dalam menjadi orangtua di usia yang lebih tua mencerminkan pergeseran sosial dan dinamika ekonomi yang lebih luas, termasuk waktu yang lebih lama dihabiskan untuk pendidikan dan meningkatnya partisipasi perempuan dalam angkatan kerja.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Berbahayakah ransel bagi kesehatan anak Anda?
Indonesia
•
30 May 2022

Krisis air di Jackson AS picu kekhawatiran soal rasisme lingkungan
Indonesia
•
07 Sep 2022

Alat tulang berusia 99.000 tahun diyakini tertua di China
Indonesia
•
24 Nov 2021

LSPR kirim 50 mahasiswa ke luar negeri untuk pertukaran pelajar
Indonesia
•
15 Aug 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
