
Iran masih mau negosiasi walau AS tak dapat dipercaya

Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi menggelar konferensi pers di Istanbul, Turkiye, pada 22 Juni 2025. (Xinhua/Liu Lei)
Iran bersedia untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat, tetapi tidak dapat memulai di bawah ancaman.
Istanbul, Turkiye (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Jumat (30/1) di Istanbul mengatakan bahwa Iran bersedia untuk bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS), tetapi "tidak dapat memulai di bawah ancaman."
"AS tidak pernah menunjukkan iktikad baik dan tidak pernah bisa dipercaya. Namun, Iran tetap siap untuk semua proses diplomatik dan bersedia duduk di meja perundingan," ungkap Araghchi dalam konferensi pers bersama Menlu Turkiye Hakan Fidan.
Araghchi mengatakan Teheran siap menghadapi semua skenario, baik perang maupun diplomasi, dan bahkan lebih siap dibanding pada Juni tahun lalu, ketika Israel dan AS melancarkan serangan udara terhadap Iran.
Sang menlu menegaskan kembali bahwa Iran tidak pernah berniat memiliki senjata nuklir, seraya menambahkan bahwa Iran "akan mempertahankan dan memperluas kemampuan pertahanan kami dan tidak akan menegosiasikannya."
Dalam konferensi tersebut, Fidan mendesak Iran dan AS untuk segera kembali ke meja perundingan, menekankan bahwa diplomasi merupakan satu-satunya cara untuk mencegah eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.
Dia mengatakan Turkiye siap bertindak sebagai fasilitator bagi kedua pihak dalam mengupayakan dialog. "Kami kembali menekankan bahwa kami menentang penggunaan opsi militer untuk menyelesaikan masalah."
Kunjungan Araghchi ini dilakukan di tengah meningkatnya ancaman militer AS terhadap Iran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa sebuah "armada besar" yang dipimpin oleh kapal induk Abraham Lincoln sedang menuju Iran, seraya memperingatkan bahwa "waktu hampir habis" bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan dengan AS.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sebulan setelah serangan mendadak Israel, Iran tetap waspada
Indonesia
•
14 Jul 2025

Takut berperang, Israel ‘bayar’ lebih dari 50.000 tentara asing selama genosida di Gaza
Indonesia
•
14 Feb 2026

Hamas ungkap kemajuan perundingan gencatan senjata saat warga Gaza dambakan perdamaian
Indonesia
•
14 Jan 2025

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
