
Iran peringatkan akan gunakan rudal generasi baru yang lebih menghancurkan jika perang pecah lagi

Jejak cahaya terang terlihat di atas Yerusalem (Al-Quds/wilayah Palestina yang diduduki) saat serangan rudal yang diluncurkan Iran ke wilayah Israel pada 13 Juni 2025. (Xinhua/Chen Junqing)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan negara tersebut akan menggunakan senjata yang lebih "menghancurkan" jika perang baru terhadap Iran meletus.
Menyusul perang 12 hari dan 40 hari yang dipaksakan terhadap negara tersebut pada Juni tahun lalu dan akhir Februari oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel, Iran telah meningkatkan kemampuan militernya, demikian disampaikan Hossein Mohebbi, juru bicara IRGC, dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Iran Defa Press yang diterbitkan pada Kamis (20/8).
"Jika perang kembali pecah, senjata kami pasti akan berbeda ... dari segi generasi hulu ledak rudal, serta tingkat presisi dan jangkauannya," kata Mohebbi.
Juru bicara tersebut menegaskan bahwa Iran tidak pernah menghentikan produksi persenjataannya.
"Daya hancur hulu ledak yang digunakan pada rudal (baru) IRGC jauh lebih besar dibandingkan dengan model yang digunakan dalam perang-perang sebelumnya," tambahnya.
Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota lain di Iran, yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer dan warga sipil.
Iran merespons dengan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset militer AS di kawasan Timur Tengah.
Gencatan senjata antara pihak-pihak yang bertikai tercapai pada 8 April. Pada 18 Juni, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman mengenai penghentian perang di seluruh front di kawasan tersebut. Namun, konflik antara kedua negara berulang kali pecah sejak saat itu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Serangan besar-besaran AS ke Iran picu banyak pertanyaan
Indonesia
•
01 Mar 2026

Sekjen PBB peringatkan soal eskalasi konflik Ukraina
Indonesia
•
23 Feb 2023

Finlandia resmi gabung NATO, Rusia janjikan tindakan balasan
Indonesia
•
06 Apr 2023

Khutbah Syeikh Assudais diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia
Indonesia
•
11 May 2019


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
