
Iran siapkan banyak ‘kejutan’ buat AS, Menlu Iran ejek nama sandi Epic Fury

Foto yang diabadikan pada 28 Februari 2026 ini menunjukkan sebuah ledakan di pusat kota Tel Aviv, Israel. (Xinhua/Chen Junqing)
Menlu Iran mengejek nama sandi Operasi Epic Fury (Operation Epic Fury) yang dipilih AS untuk serangan anti-Iran yang sedang berlangsung dengan menyebutnya Operasi Kesalahan Epik (Operation Epic Mistake).
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi pada Senin (9/3) mengatakan bahwa negara tersebut memiliki "banyak kejutan yang disiapkan" untuk Amerika Serikat (AS).
Dia menyampaikan pernyataan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X sembari menyoroti kesiapan Iran menghadapi setiap "plot" AS.
Araghchi mengejek nama sandi Operasi Epic Fury (Operation Epic Fury) yang dipilih AS untuk serangan anti-Iran yang sedang berlangsung dengan menyebutnya Operasi Kesalahan Epik (Operation Epic Mistake), seraya mengatakan bahwa sembilan hari setelah operasi dimulai, "harga minyak naik menjadi dua kali lipat sementara semua komoditas melonjak tajam."
"Kami tahu AS sedang merencanakan serangan terhadap situs-situs minyak dan nuklir kami dengan harapan dapat menahan guncangan inflasi besar-besaran," katanya, seraya menambahkan, "Iran sepenuhnya siap. Dan kami juga memiliki banyak kejutan yang telah disiapkan."
Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan beberapa kota lainnya di Iran, menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, bersama dengan para komandan militer senior dan warga sipil. Iran kemudian membalas dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan pangkalan Israel dan AS di Timur Tengah.
Konflik ini telah menimbulkan dampak regional yang lebih luas, menimbulkan kekhawatiran tentang gangguan ekspor minyak dan pasar energi global terutama karena risiko yang terkait dengan pergerakan kapal melalui Selat Hormuz.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump desak Zelensky untuk segera terima rencana perdamaian
Indonesia
•
10 Dec 2025

Dewan Keamanan PBB dukung pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Indonesia
•
19 Nov 2025

Rusia kecam tekanan ekonomi AS terhadap Kuba, hubungan Moskow–Havana disebut “istimewa”
Indonesia
•
19 Feb 2026

Para pemimpin Med9 desak gencatan senjata dan upaya diplomatik di Timur Tengah
Indonesia
•
13 Oct 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
