
China mulai upaya nasional untuk lindungi jalur migrasi burung

Burung-burung migran terlihat di sebuah lahan basah bakau di Cagar Alam Nasional Neilingding-Futian Guangdong yang terletak di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 11 November 2022. (Xinhua/Liang Xu)
Jalur migrasi burung mendapat perlindungan dari pemerintah China yang menunjuk 1.140 lokasi, termasuk Danau Poyang di Provinsi Jiangxi, sebagai destinasi utama untuk beristirahat, berkembang biak, dan menghabiskan musim dingin bagi burung migran.
Guangzhou, China (Xinhua) – China pada Jumat (24/2) memulai upaya nasional untuk melindungi jalur migrasi burung.Diluncurkan di Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan, upaya tersebut merupakan bagian dari kampanye promosi untuk Hari Margasatwa Sedunia atau World Wildlife Day, yang jatuh pada 3 Maret tahun ini.Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional China merilis sebuah rencana aksi untuk periode 2021-2035 dalam kampanye tersebut, menunjuk 1.140 lokasi, termasuk Danau Poyang di Provinsi Jiangxi, sebagai destinasi utama untuk beristirahat, berkembang biak, dan menghabiskan musim dingin bagi burung migran.Rencana itu juga menetapkan tugas-tugas utama negara itu, seperti membangun mekanisme kompensasi atas kerusakan yang disebabkan oleh burung migran, serta meningkatkan perlindungan dan pemulihan jalur migrasi.Selama 10 tahun terakhir, China telah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan spesies-spesies yang terancam punah, dan telah mendirikan beberapa taman nasional serta sistem kebun raya, guna melindungi satwa dan tumbuhan liar, menurut Li Chunliang, Wakil Direktur Administrasi Kehutanan dan Padang Rumput Nasional China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan ungkap bagaimana manusia prasejarah Asia Timur manfaatkan burung
Indonesia
•
16 Aug 2022

Lingkungan ekologis China meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir
Indonesia
•
28 Dec 2022

Tingkat pembunuhan di Kanada naik 8 persen pada 2022
Indonesia
•
30 Nov 2023

Sekjen PBB prihatin atas insiden penembakan massal di California, AS
Indonesia
•
24 Jan 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
