
Jarum akupunktur baja tertua China ditemukan di Makam Marquis Kuno

Foto dokumentasi ini menunjukkan jarum akupunktur dari baja di dalam tabung giok yang ditemukan di makam Marquis Haihun yang terkenal. (Xinhua/Institut Peninggalan Budaya dan Arkeologi Provinsi Jiangxi)
Jarum akupunktur baja paling awal yang pernah diketahui di China ditemukan di makam Marquis Haihun yang terkenal di Provinsi Jiangxi, China timur, yang dibuat secara mahir menggunakan teknologi baja puddling yang canggih, berasal dari 2.000 tahun yang lalu, yakni pada era Dinasti Han (202 SM-220 M).
Nanchang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Jarum akupunktur baja paling awal yang pernah diketahui di China ditemukan di makam Marquis Haihun yang terkenal di Provinsi Jiangxi, China timur, menurut institut peninggalan budaya dan arkeologi provinsi tersebut.Jarum itu, yang dibuat secara mahir menggunakan teknologi baja puddling yang canggih, berasal dari 2.000 tahun yang lalu, yakni pada era Dinasti Han (202 SM-220 M). Jarum tersebut ditemukan dari tabung giok di dalam kotak pernik berlapis emas. Namun, kondisi penguburan menyebabkan jarum medis tersebut mengalami korosi yang parah dan patah-patah."Sedikitnya lima benda seperti jarum dapat terlihat di dalam penampang tabung tersebut," ujar Yang Jun, kepala tim ekskavasi makam itu.Setiap jarum memiliki diameter 0,3 hingga 0,5 milimeter. Menurut Yang, jarum tersebut kemungkinan dibalut dengan kain sebelum dimasukkan ke dalam tabung giok itu, sehingga menjamin kebersihan dan mempermudah mengambilnya.
Foto dokumentasi ini menunjukkan jarum akupunktur dari baja dan tabung giok yang ditemukan di makam Marquis Haihun yang terkenal. (Xinhua/Institut Peninggalan Budaya dan Arkeologi Provinsi Jiangxi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Saudi luncurkan “Manaratul Haramain” untuk belajar ilmu Islam
Indonesia
•
02 May 2020

Warga Palestina alami serangan Israel "paling kejam" di Tepi Barat dalam 20 tahun terakhir
Indonesia
•
04 Jul 2023

Mesir tolak segala bentuk perubahan terhadap aturan operasional di perlintasan Rafah
Indonesia
•
20 Sep 2024

Bekantan damai di tengah kawasan PLTU Asam Asam
Indonesia
•
29 Jun 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
