
Survei: Kekhawatiran orangtua di AS meningkat terkait kekerasan senjata api

Seorang pria menangisi korban insiden penembakan massal sebuah sekolah di Town Square di Uvalde, Texas, Amerika Serikat, pada 28 Mei 2022. (Xinhua/Wu Xiaoling)
Kekerasan dengan senjata api telah meningkatkan kekhawatiran di kalangan orangtua Amerika Serikat, melampaui masalah tekanan sosial, perundungan, dan isu-isu akademis.
New York City, AS (Xinhua) – Tekanan sosial, perundungan, dan isu-isu akademis adalah hal-hal yang harus dikhawatirkan oleh anak-anak di Amerika Serikat (AS). Namun, saat ini, menurut orangtua mereka, terdapat kekhawatiran lain yang juga membebani sebagian besar anak-anak, yakni prospek terjadinya kekerasan dengan senjata api, menurut survei terbaru CBS News/YouGov."Hal ini juga semakin membebani para orangtua; kekhawatiran di antara para orang tua Amerika kini bahkan lebih tinggi daripada musim panas tahun lalu," demikian dilaporkan CBS News pada Ahad (16/4)."Saat ini, setidaknya 77 persen orangtua merasa cukup khawatir. Tahun lalu, angkanya sudah cukup tinggi, yakni 72 persen. Enam dari 10 orangtua mengatakan bahwa anak-anak mereka mengungkapkan kekhawatiran terkait kekerasan dengan senjata api, baik sering atau kadang-kadang," papar laporan tersebut, mengutip hasil jajak pendapat yang dilakukan pada 12-14 April."Meski tidak setinggi kekhawatiran yang sudah lama dirasakan anak-anak terkait hal-hal seperti perundungan dan tekanan sosial, isu kekerasan dengan senjata api memang mengkhawatirkan bagi sebagian besar keluarga di kota dan pinggiran kota; bagi mereka yang berpenghasilan tinggi dan rendah; seluruh kelompok ras; dan di setiap wilayah di negara tersebut. Singkatnya, kekhawatiran yang dirasakan anak-anak terkait kekerasan bersenjata api dilaporkan hampir di semua wilayah," ungkap laporan itu.Warga Amerika secara keseluruhan mengaku "frustrasi" perihal debat senjata api politik, dengan jumlah yang lebih tinggi dibanding opsi jawaban lain yang dapat mereka pilih, bahkan melebihi opsi "marah" dan jauh lebih banyak daripada opsi "puas". Aksi kekerasan senjata api secara khusus dianggap sebagai salah satu isu yang sangat penting oleh hampir dua pertiga warga Amerika, menurut laporan tersebut."Perasaan frustrasi itu mungkin saja secara parsial disebabkan oleh kebanyakan warga Amerika yang tidak melihat bahwa partai politik mana pun bekerja dengan efektif dalam menjaga masyarakat tetap aman dari tindak kekerasan bersenjata," tambah laporan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Panda raksasa Eimei jadi utusan persahabatan China-Jepang
Indonesia
•
18 Dec 2022

PBB: Lebih dari 880.000 warga jadi pengungsi di Suriah
Indonesia
•
17 Dec 2024

Feature – Sekelumit kisah perjuangan hidup para pengungsi di Gaza
Indonesia
•
22 Nov 2024

Investasi 1 dolar per orang per tahun dapat selamatkan 7 juta jiwa di dunia
Indonesia
•
14 Dec 2021


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
