
Survei: Separuh warga lajang di bawah 30 tahun di Jepang tak ingin punya anak

Orang-orang menikmati bunga sakura Kawazu yang bermekaran lebih awal di Kawazu, Prefektur Shizuoka, Jepang, pada 24 Februari 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Jumlah bayi yang lahir di Jepang pada 2022 turun ke rekor terendah, yaitu di bawah 800.000, untuk kali pertama sejak pencatatan mulai dilakukan pada 1899.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Menurut survei yang dilakukan oleh sebuah perusahaan farmasi baru-baru ini, hampir separuh dari warga yang belum menikah dan berusia di bawah 30 tahun di Jepang mengaku tidak menginginkan anak, menyebutkan sejumlah alasan yang meliputi masalah ekonomi, beban persalinan, dan mengasuh anak.Dari 400 responden berusia antara 18 hingga 29 tahun, sebanyak 49,4 persen mengatakan mereka tidak tertarik untuk memiliki anak. Ini adalah persentase tertinggi dalam survei buku putih kehamilan tahunan mana pun untuk tiga tahun terakhir yang dilakukan oleh Rohto Pharmaceutical Co., Ltd.Berdasarkan gender, sebanyak 53,0 persen pria dan 45,6 persen wanita di Jepang tidak tertarik untuk menjadi orangtua, menurut survei daring yang dilakukan pada Januari lalu.
Orang-orang membeli makanan di sebuah pasar yang didirikan untuk merayakan Tahun Baru Imlek di Taman Ueno di Tokyo, Jepang, pada 20 Januari 2023. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Obituari: Elizabeth meninggal di usia 96 tahun setelah 7 dekade di atas takhta Inggris
Indonesia
•
09 Sep 2022

China longgarkan aturan nikah untuk dorong lebih banyak pasangan bina rumah tangga
Indonesia
•
11 Apr 2025

Proporsi populasi anak muda Korsel terus menurun jadi 20,1 persen pada 2024
Indonesia
•
17 Dec 2025

Studi sebut warga Asia-Amerika paling kecil kemungkinannya merasa jadi bagian AS
Indonesia
•
11 May 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
