Insiden penembakan di sekolah AS naik signifikan pada tahun ajaran 2023-2024

Seorang anak berkabung untuk para korban penembakan massal di sekolah di sebuah lapangan di Uvalde, Texas, Amerika Serikat (AS), pada 24 Mei 2023. (Xinhua/Wu Xiaoling)
Jumlah insiden penembakan di sekolah Amerika Serikat (AS) mengalami peningkatan 31 persen pada tahun ajaran 2023-2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
New York City, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah insiden penembakan di sekolah Amerika Serikat (AS) mengalami peningkatan 31 persen pada tahun ajaran 2023-2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya, demikian menurut temuan yang dipublikasikan pada Jumat (16/8) oleh lembaga nirlaba Everytown for Gun Safety dan K-12 School Shooting Database (K12SSDB).Studi tersebut menemukan bahwa 2023-2024 mencatatkan jumlah insiden tertinggi kedua sejak Everytown mulai mendata kekerasan senjata di sekolah-sekolah lebih dari satu dekade yang lalu. Tahun ajaran 2021-2022, saat anak-anak untuk pertama kalinya kembali ke sekolah setelah ditutup karena pandemi, melaporkan angka tertinggi untuk insiden kekerasan senjata api di lingkungan sekolah.Para peneliti meninjau laporan media mengenai insiden penembakan di sekolah AS dan menemukan sedikitnya 144 insiden kekerasan senjata, yang mereka definisikan sebagai setiap kali senjata api diletuskan di area sekolah, pada tahun ajaran lalu. Kekerasan tersebut mengakibatkan 36 orang tewas dan 87 lainnya terluka. Sebanyak 46 anak mengalami luka tembak di berbagai lingkungan sekolah pada tahun ajaran sebelumnya, tunjuk data itu.David Riedman, seorang peneliti dalam proyek ini sekaligus pendiri K12SSDB, mengaitkan peningkatan tersebut dengan "akses yang mudah untuk memperoleh senjata api", sementara yang lain menyalahkan masalah ini pada kurangnya langkah-langkah keamanan yang kuat di sekolah dan krisis kesehatan mental di kalangan anak muda yang akhirnya membawa senjata api ke sekolah."Data tersebut mengusulkan agar kita mempertimbangkan gambaran yang lebih besar tentang sekolah-sekolah yang dikacaukan oleh keberadaan senjata dan anak-anak yang terpapar pada tembakan, bukan hanya insiden paling mengerikan yang melibatkan kematian dan luka-luka," lansir USA Today dalam laporannya pada Jumat tentang temuan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

FAO minta seluruh negara buat sistem pertanian pangan yang tangguh
Indonesia
•
24 Nov 2021

Pemerintah Australia akan batasi pendaftaran mahasiswa asing baru di angka 270.000
Indonesia
•
29 Aug 2024

COVID-19 – Targetkan Omicron, AS setujui vaksin ‘booster’ Pfizer dan Moderna yang diperbarui
Indonesia
•
01 Sep 2022

Sistem irigasi bertingkat bantu produksi di tengah kekeringan langka di China
Indonesia
•
28 Aug 2022
Berita Terbaru

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026

Sri Lanka pertimbangkan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
28 Jan 2026

30.000 lebih pekerja layanan kesehatan gelar aksi mogok kerja di California, AS
Indonesia
•
27 Jan 2026
