
China punya lebih dari 4,8 juta paten penemuan yang valid

Foto yang diabadikan pada 26 Mei 2023 ini menunjukkan robot bionik humanoid berukuran penuh yang ditampilkan di pusat pameran Zona Demonstrasi Inovasi Independen Nasional Zhongguancun di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Zhang Chenlin)
Jumlah paten penemuan dan merek dagang yang valid di China masing-masing telah melampaui 4,8 juta dan 45,1 juta per September 2023.
Beijing, China (Xinhua) – Jumlah paten penemuan dan merek dagang yang valid di China masing-masing telah melampaui 4,8 juta dan 45,1 juta per September tahun ini, seperti diungkapkan Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional (National Intellectual Property Administration/NIPA) China pada Rabu (8/11).China telah memantapkan dirinya sebagai negara utama dalam bidang kekayaan intelektual, ujar Shen Changyu, kepala NIPA, dalam sebuah konferensi pers, seraya menambahkan bahwa China menduduki peringkat pertama di dunia dalam hal jumlah permohonan paten internasional melalui Perjanjian Kerja Sama Paten (Patent Cooperation Treaty/PCT) selama empat tahun berturut-turut.Menurut Shen, nilai tambah industri padat paten dan industri hak cipta masing-masing mencakup 12,44 persen dan 7,41 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), yang secara kuat mendorong pembangunan ekonomi berkualitas tinggi.Menurut peringkat terbaru yang dirilis oleh Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (World Intellectual Property Organization/WIPO), China menempati peringkat ke-12 dalam Indeks Inovasi Global 2023. Sementara itu, China untuk kali pertama menjadi negara dengan jumlah klaster inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi terbesar di dunia.Shen mengatakan bahwa China terus memperkuat upayanya dalam melindungi hak kekayaan intelektual (HAKI).China telah membentuk sistem kompensasi hukuman berstandar tinggi untuk pelanggaran HAKI, membangun 103 pusat perlindungan kekayaan intelektual nasional dan pusat perlindungan hak cepat, serta memprakarsai pembangunan zona percontohan perlindungan kekayaan intelektual nasional, ujarnya.Selain itu, China terus memperdalam kerja sama dan pertukaran internasional mengenai kekayaan intelektual. China telah mempromosikan pengakuan dan perlindungan timbal balik terhadap 244 produk indikasi geografis antara China dan Uni Eropa, tambah Shen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Model AI terbaru mampu tingkatkan akurasi prediksi kematian jantung mendadak
Indonesia
•
09 Jul 2025

Mineral yang kaya molekul air ditemukan dalam sampel Bulan Chang'e-5
Indonesia
•
26 Jul 2024

Kombinasi kompresi dan dorongan pada lempeng India pengaruhi ‘megathrust’ Pegunungan Himalaya
Indonesia
•
17 Nov 2025

Peneliti China ungkap hukum kolonisasi biotik gua di wilayah Asia Timur yang beriklim subtropis
Indonesia
•
18 Aug 2022


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
