
Populasi Korea Selatan diperkirakan akan turun tajam dalam 50 tahun ke depan

Orang-orang berjalan di tengah hujan salju di sebuah jalan di Seoul, Korea Selatan, pada 18 Desember 2021. (Xinhua/Wang Yiliang)
Jumlah populasi Korea Selatan diperkirakan akan mengalami penurunan tajam dalam 50 tahun ke depan akibat tingkat kelahiran yang sangat rendah dan populasi yang menua dengan cepat.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua) – Jumlah populasi Korea Selatan diperkirakan akan mengalami penurunan tajam dalam 50 tahun ke depan akibat tingkat kelahiran yang sangat rendah dan populasi yang menua dengan cepat, tunjuk data kantor statistik setempat pada Kamis (14/12).Jumlah populasi diperkirakan akan turun dari 51,67 juta pada 2022 menjadi 50,06 juta pada 2040, 42,30 juta pada 2060, dan 36,22 juta pada 2072, menurut Statistics Korea.Populasi diperkirakan akan mencatatkan tingkat penurunan tahunan sebesar 0,16 persen selama satu dekade mulai 2025, yang pada akhirnya akan mencapai tingkat penurunan tahunan sebesar 1,31 persen pada 2072.
Wisatawan menikmati pemandangan di Pulau Jeju, Korea Selatan, pada 19 November 2023. Pulau Jeju, yang terletak di bagian selatan Korea Selatan, merupakan tujuan wisata populer di negara itu. (Xinhua/Yao Qilin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Obat penurun berat badan jadi pilihan baru untuk perangi obesitas di China
Indonesia
•
01 Dec 2024

Masyarakat Eropa peminum kopi terbanyak dunia
Indonesia
•
20 Oct 2020

JOB Tomori Sulawesi selenggarakan seminar edukasi media di Bandung
Indonesia
•
27 Jun 2024

Serangan militer makin intens, Israel Klaim 700.000 orang tinggalkan Gaza City
Indonesia
•
28 Sep 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
