
Pakistan ambil tindakan atasi peningkatan kabut asap dan polusi udara demi masa depan yang sehat

Kendaraan dan pengendara motor melintasi jalan yang diselimuti kabut asap di Lahore, Pakistan, pada 12 November 2024. (Xinhua/Sajjad)
Kabut asap dan polusi udara dapat menimbulkan konsekuensi berat jika tidak ditangani dengan serius, menimbulkan risiko terhadap kesehatan masyarakat dan tingkat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Pakistan.
Islamabad, Pakistan (Xinhua/Indonesia Window) – Di tengah kabut asap dan polusi udara yang meningkat di berbagai distrik di Pakistan, negara tersebut mengambil tindakan komprehensif dengan penekanan pada implementasi efektif dalam membangun masa depan yang sehat dan bersih, menurut Menteri Perencanaan, Pembangunan, dan Inisiatif Khusus Pakistan Ahsan Iqbal.Menyuarakan kekhawatiran serius mengenai dampak kabut asap yang semakin memburuk di negara tersebut, sang menteri mengatakan dalam sebuah pertemuan pada Selasa (12/11) bahwa kabut asap dan polusi udara dapat menimbulkan konsekuensi berat jika tidak ditangani dengan serius, menimbulkan risiko terhadap kesehatan masyarakat dan tingkat pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Pakistan.Iqbal mengatakan bahwa strategi yang terkoordinasi antara institusi federal dan provinsi, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya sedang dirancang untuk mengatasi isu tersebut. Menteri itu pun menambahkan bahwa semua institusi sedang bekerja sama dalam mengatasi isu tersebut seraya mendorong kesadaran lingkungan di tingkat publik.Menyoroti penyebab utama kabut asap dan polusi udara, Iqbal menuturkan bahwa polusi lintas batas, emisi kendaraan, pembakaran tanaman, dan pembangunan perkotaan merupakan penyebab utama. Iqbal pun mengatakan dampak negatif kabut asap terhadap kesehatan masyarakat dan kehidupan sehari-hari menegaskan pentingnya kampanye kesadaran lingkungan sehingga seluruh masyarakat menjadi sadar akan lingkungan dan rutinitas pribadi mereka.Sebelumnya pada Selasa pagi waktu setempat, Otoritas Penanggulangan Bencana Nasional (National Disaster Management Authority/NDMA) Pakistan mengeluarkan peringatan kabut asap. NDMA mengatakan karena kondisi atmosfer memiliki kelembapan yang lebih tinggi, kecepatan angin rendah, dan peningkatan tekanan atmosfer bagian atas, kondisi kabut asap diperkirakan akan terus berlanjut sepanjang November dan Desember di beberapa wilayah negara tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 21.000
Indonesia
•
28 Dec 2023

Kebiasaan makan berubah, konsumsi beras warga Korsel capai rekor terendah pada 2025
Indonesia
•
22 Jan 2026

Mitra-mitra kemanusiaan PBB evaluasi dampak kerusakan akibat banjir bagi pengungsi Gaza
Indonesia
•
28 Nov 2024

Sekjen PBB minta Taliban cabut larangan perempuan bekerja dengan PBB
Indonesia
•
07 Apr 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
