
Kanada akan tetap perjuangkan perdamaian di Gaza meski tidak dilibatkan dalam Dewan Perdamaian AS

Seorang anak laki-laki Palestina duduk di dekat perapian untuk menghangatkan diri saat hari hujan di sebuah tempat penampungan sementara dekat pantai di Gaza City pada 14 November 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Kanada tetap membantu mewujudkan perdamaian di Gaza terlepas dari keputusan Amerika Serikat yang tidak melibatkan negara itu dalam inisiatif Dewan Perdamaian yang dipimpin AS.
Ottawa, Kanada (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Kanada Anita Anand pada Jumat (23/1) mengatakan pemerintah federal akan terus mengejar tujuannya untuk membantu mewujudkan perdamaian di Gaza "terlepas" dari keputusan Amerika Serikat (AS) yang tidak melibatkan negara itu dalam inisiatif Dewan Perdamaian yang dipimpin Washington, demikian menurut laporan media lokal.
Berbicara kepada wartawan di Quebec City, Anand merespons pertanyaan mengenai keputusan Presiden AS Donald Trump yang membatalkan undangan kepada Kanada untuk bergabung ke "Dewan Perdamaian," yang diumumkan Trump pada Kamis (22/1) malam waktu setempat melalui media sosial.
"Kami akan terus memastikan Kanada melakukan segala upaya yang mungkin untuk memastikan bantuan kemanusiaan terus mengalir dan gencatan senjata tetap dipatuhi, serta Hamas melucuti senjatanya," kata Anand. "Itu adalah nilai-nilai Kanada. Itu adalah nilai-nilai kami, dan kami akan terus mengejarnya, apa pun yang terjadi," ujarnya.
Meski tidak menjelaskan apakah pemerintah federal mengetahui tentang pembatalan undangan tersebut melalui saluran resmi atau media sosial, Anand menekankan keterlibatannya yang berkelanjutan dalam diplomasi. "Saya terus menjalin komunikasi dengan rekan-rekan saya di G7," imbuh sang menlu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China sebut subsidi dan insentif pajak AS untuk sektor cip dalam negeri diskriminatif
Indonesia
•
24 Mar 2024

Arab Saudi umumkan pendirian kota nirlaba pertama di dunia
Indonesia
•
15 Nov 2021

Iran tolak batasi pengayaan uranium, peringatkan AS tentang provokasi
Indonesia
•
01 Mar 2026

The Nation: "Tatanan berbasis aturan" AS perlu dipikirkan ulang
Indonesia
•
27 Jul 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
