
Studi: Kanker di kalangan warga muda AS berusia di bawah 50 tahun meningkat

Para partisipan berfoto bersama sebelum dimulainya acara Light The Night Walk di Manhattan, New York, Amerika Serikat, pada 18 Oktober 2018. Acara tersebut digelar dengan lebih dari 1.000 partisipan yang menggalang dana untuk mendukung layanan, memberikan perawatan penyelamat nyawa, dan merintis penelitian kanker. (Xinhua/Wang Ying)
Kanker di kalangan muda Amerika Serikat (AS) yang berusia di bawah 50 tahun mencatatkan kenaikan hingga mencapai tingkat mengkhawatirkan, dengan kanker gastrointestinal mengalami peningkatan paling cepat.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Kanker di kalangan muda Amerika Serikat (AS) yang berusia di bawah 50 tahun mencatatkan kenaikan hingga mencapai tingkat mengkhawatirkan, dengan kanker gastrointestinal mengalami peningkatan paling cepat, menurut sebuah studi baru yang diterbitkan pada Rabu (16/8).Menurut studi kohort terhadap 562.145 penderita kanker berusia kurang dari 50 tahun di AS dari 2010 hingga 2019, tingkat insiden kanker pada kelompok usia itu meningkat secara substansial selama periode tersebut.Meskipun kanker payudara mencatatkan jumlah insiden kasus tertinggi, kanker gastrointestinal menunjukkan laju pertumbuhan insiden paling cepat di antara semua kanker pada kelompok warga ini, ungkap studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open tersebutData ini dapat berguna untuk pengembangan strategi pengawasan dan prioritas pendanaan, kata studi tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Relawan uji vaksin Vector Rusia tidak menunjukkan efek samping
Indonesia
•
22 Aug 2020

Nuklir untuk identifikasi penyebab gizi buruk
Indonesia
•
01 Nov 2019

Peneliti identifikasi area otak yang berperan penting dalam respons observasional terhadap ancaman
Indonesia
•
14 Feb 2024

UE tuntut Apple tingkatkan kompatibilitas di bawah UU Pasar Digital
Indonesia
•
20 Mar 2025


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
