
Kapal pemancang tiang pancang terbesar di dunia mulai beroperasi di China timur

Foto tak bertanggal yang disediakan oleh Second Harbor Engineering Co., Ltd. di bawah China Communications Construction Co., Ltd. (CCCC) ini menunjukkan 'Erhang Changqing', kapal pemancang tiang pancang baru yang dikembangkan sendiri oleh China. (Xinhua/CCCC Second Harbor Engineering Co., Ltd.)
Kapal pemancang tiang pancang (pile-driving vessel) yang dikembangkan oleh China memiliki mesin derek tertinggi di dunia pada bagian buritannya, dengan kapasitas pemancangan terbesar. Kapal itu akan berperan dalam pembangunan pelabuhan besar, jembatan lintas laut, pembangkit listrik tenaga bayu lepas pantai, dan proyek-proyek lain di masa depan.
Nanjing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah kapal pemancang tiang pancang (pile-driving vessel) yang dikembangkan oleh China, yang merupakan kapal pemancang tiang pancang terbesar di dunia, mulai berlayar pada Senin (17/2) pagi waktu setempat dari Qidong di Provinsi Jiangsu, China timur, menuju sebuah lokasi pembangunan jembatan jalur kereta, menurut surat kabar China Science and Technology Daily.Kapal bernama "Erhang Changqing" sedang dalam perjalanan menuju lokasi pembangunan Jembatan Jalur Kereta Lintas Laut Teluk Hangzhou, yang merupakan segmen penting dari Jalur Kereta Cepat Nantong-Suzhou-Jiaxing-Ningbo, papar surat kabar tersebut.
Foto yang diabadikan pada 21 Mei 2024 ini memperlihatkan lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) di lepas pantai Fangchenggang, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. Ladang angin yang sedang dibangun ini merupakan proyek percontohan tenaga bayu pertama di Guangxi, yang rencananya akan terdiri dari 83 unit turbin angin. (Xinhua/Zhou Hua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bagian kepala patung Deva berusia ratusan tahun ditemukan di Taman Arkeologi Angkor Kamboja
Indonesia
•
17 May 2024

COVID-19 – Pusat penelitian Rusia temukan lebih 15 senyawa untuk obat
Indonesia
•
12 Nov 2020

Feature – Robot pelampung pintar bantu penyelamatan korban tenggelam di Hainan, China selatan
Indonesia
•
26 Feb 2025

Tawon ndas, penyengat agresif
Indonesia
•
08 Dec 2019


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
