
Kapal pengebor laut pertama buatan China mulai uji coba pelayaran

Kapal pengebor buatan dalam negeri pertama China telah secara resmi diberi nama "Mengxiang" (Impian). Kapal tersebut memulai uji coba pelayaran di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, China selatan, pada 18 Desember 2023. (Xinhua/Huang Guobao)
Kapal pengebor laut China memiliki panjang 179,8 meter dan lebar 32,8 meter, mampu menempuh jarak 15.000 mil laut (27.780 km) dan bertahan selama 120 hari tanpa kembali ke pelabuhan, untuk melakukan pengeboran hingga sedalam 11.000 meter di laut.
Guangzhou, China (Xinhua) – Kapal pengebor buatan dalam negeri pertama China telah secara resmi diberi nama ‘Mengxiang’ (Impian). Kapal ini memulai uji coba pelayarannya pada Senin (18/12), menandai sebuah pencapaian di bidang eksplorasi sumber daya laut dalam di negara tersebut.Dengan panjang 179,8 meter dan lebar 32,8 meter, kapal itu mampu menempuh jarak 15.000 mil laut (27.780 km) dan bertahan selama 120 hari tanpa kembali ke pelabuhan.Kapal pengebor laut China, dengan stabilitas dan kekuatan struktural yang tinggi, dapat beroperasi di wilayah navigasi tak terbatas di seluruh dunia dan melakukan pengeboran sedalam 11.000 meter di laut.Memiliki kapasitas pengeboran kelautan yang terdepan di dunia, ‘Mengxiang’ akan menembus kerak bumi hingga ke lapisan atas mantel bumi, berkontribusi terhadap eksplorasi dan eksploitasi sumber daya energi kelautan, keamanan energi nasional, dan pembangunan pembangkit listrik maritim, menurut beberapa sumber.
Sejumlah anggota tim ekspedisi Antarktika ke-40 China bersiap menurunkan mesin di dekat area pesisir Laut Ross pada 7 Desember 2023. Sebuah stasiun penelitian ilmiah baru akan didirikan di area pesisir Laut Ross dalam ekspedisi ini, yang akan menjadi stasiun penelitian kelima China di Antarktika sekaligus stasiun permanen ketiganya, setelah stasiun Changcheng dan Zhongshan. Kapal riset pemecah es Xuelong 2 dan kapal kargo Tian Hui milik China sampai di perairan pesisir Laut Ross pada Rabu (6/12). (Xinhua/Zhou Yuan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Material daur ulang hayati dorong terwujudnya elektronik berkelanjutan
Indonesia
•
06 Aug 2025

China dirikan laboratorium penjelajahan antariksa dalam
Indonesia
•
27 Feb 2022

Satelit Luojia-3 01 tuntaskan uji teknis utama
Indonesia
•
17 Feb 2023

Perusahaan antariksa China pamerkan teknologi komunikasi ‘mobile-to-satellite’
Indonesia
•
15 Feb 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
