
Kapal yang angkut 37 migran tanpa dokumen tenggelam di perairan Malaysia

Tim penyelamat membawa jenazah korban pascainsiden perahu migran di Negara Bagian Kedah, Malaysia, pada 10 November 2025. (Xinhua/Kantor Berita Nasional Malaysia)
Para migran berangkat dari Kisaran, Indonesia, pada 9 Mei dan menuju beberapa tujuan di Malaysia, termasuk Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur.
Kuala Lumpur, Malaysia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah kapal yang mengangkut 37 migran tanpa dokumen tenggelam di lepas pantai Pulau Pangkor di pesisir barat Malaysia, menyebabkan 14 orang masih hilang, ungkap Badan Penegakan Maritim Malaysia (Malaysian Maritime Enforcement Agency/MMEA) pada Selasa (12/5).
Insiden itu dilaporkan oleh nelayan Malaysia yang menemukan dan mengevakuasi 23 penyintas di dekat pulau yang berlokasi di Negara Bagian Perak tersebut, dengan pihak berwenang sedang melakukan operasi pencarian dan penyelamatan untuk menemukan 14 orang lainnya yang masih hilang, tutur Mohamad Shukri Khotob, direktur MMEA Negara Bagian Perak, dalam sebuah pernyataan.
"Penyelidikan awal juga menemukan bahwa para migran tersebut berangkat dari Kisaran, Indonesia, pada 9 Mei dan menuju beberapa tujuan di Malaysia, termasuk Penang, Terengganu, Selangor, dan Kuala Lumpur," urai Khotob.
Dia menambahkan bahwa badan itu telah mengerahkan sejumlah kapal, sebuah helikopter, dan pesawat pengintai untuk mencari korban hilang tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pria Australia penumpang penerbangan dari Indonesia ditahan di Sydney usai lakukan ancaman antisemit
Indonesia
•
18 Dec 2025

China rayakan Hari Anak Sedunia
Indonesia
•
22 Nov 2022

Israel berambisi menangkan perang di Gaza seiring berlanjutnya perundingan gencatan senjata
Indonesia
•
24 Jul 2025

Opini: Taiwan berikan momentum dalam transisi global menuju emisi nol bersih
Indonesia
•
05 Nov 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
