
ASEAN-China teken kesepakatan kerja sama ekonomi senilai 12,1 miliar yuan

Foto dari udara yang diabadikan pada 27 April 2023 ini menunjukkan lokasi pembangunan jembatan Lingdingyang, yang merupakan bagian dari jalur penghubung Shenzhen-Zhongshan di Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Deng Hua)
Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau dan negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Ahad (30/7) menandatangani tujuh proyek kerja sama ekonomi senilai 12,1 miliar yuan di Kota Shenzhen, China selatan.
Shenzhen, China (Xinhua) – Tujuh proyek kerja sama ekonomi senilai 12,1 miliar yuan antara Kawasan Teluk Besar Guangdong-Hong Kong-Makau dan negara-negara Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ditandatangani pada Ahad (30/7) di Kota Shenzhen, China selatan.Penandatanganan tersebut dilakukan saat Forum Kerja Sama Ekonomi ASEAN-Kawasan Teluk Besar China (Qianhai) 2023 yang berlangsung pada 29-30 Juli, yang membahas seputar pembangunan kawasan industri, ekonomi digital, dan kerja sama pertanian.Aliansi Kamar Dagang Internasional Kawasan Teluk Besar-ASEAN dan Kemitraan Wadah Pemikir China-ASEAN dibentuk dalam forum tersebut. Forum itu juga menelurkan sebuah inisiatif tentang kemitraan ekonomi Kawasan Teluk Besar-ASEAN yang lebih erat.Inisiatif ini mengusulkan peningkatan kerja sama ekonomi dan penguatan hubungan antarmasyarakat. Langkah-langkah konkret yang diusulkan termasuk dukungan bagi China-ASEAN Center untuk mendirikan sebuah kantor perwakilan di Shenzhen, penjajakan pembentukan Dana Investasi Pengembangan Industri Kawasan Teluk Besar-ASEAN, penyelenggaraan ‘Kompetisi Inovasi dan Kewirausahaan Pemuda Kawasan Teluk Besar-ASEAN’, serta pembangunan jaringan kerja sama di antara perguruan tinggi, wadah pemikir, dan lembaga penelitian dari kedua belah pihak.Lebih dari 150 tamu asing, termasuk perwakilan dari pemerintah 10 negara ASEAN, lembaga-lembaga diplomatik di China, kamar dagang, wadah pemikir, dan perusahaan, turut menghadiri forum tersebut.*1 yuan = 2.105 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China kecam dalih UE atas praktik antidumping
Indonesia
•
13 Apr 2024

Survei: Warga Jerman masygul soal prospek ekonomi negara
Indonesia
•
27 Jan 2023

Feature – Produk China picu peningkatan jumlah pengusaha digital di Kenya
Indonesia
•
23 Aug 2024

Feature – Ekonomi ‘influencer’ bangkitkan kembali pasar kamera di China
Indonesia
•
11 Oct 2024


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
