
Kebijakan luar negeri China dukung perdamaian dunia dan pembangunan bersama

Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Dewan Eropa Charles Michel yang sedang berkunjung di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 1 Desember 2022. (Xinhua/Ding Lin)
Kebijakan luar negeri China mendukung perdamaian dunia dan pembangunan bersama, dengan berkomitmen terhadap kerja sama yang bersahabat dengan negara-negara di seluruh dunia.
Beijing, China (Xinhua) – Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Mao Ning pada Selasa (6/12) menegaskan kembali bahwa kebijakan luar negeri China adalah mendukung perdamaian dunia dan pembangunan bersama.Mao menyampaikan pernyataan tersebut pada konferensi pers rutin saat menjawab pertanyaan mengenai pandangan Kanselir Jerman Olaf Scholz dalam artikelnya yang dipublikasikan majalah Foreign Affairs bahwa kebangkitan China tidak menjustifikasi pengucilan terhadap Beijing atau pembatasan kerja sama, dan dia tidak menganut pandangan bahwa awal Perang Dingin baru semakin mendekat.Mao mengatakan bahwa kebijakan luar negeri China mendukung perdamaian dunia dan pembangunan bersama. China berkomitmen terhadap kerja sama yang bersahabat dengan negara-negara di seluruh dunia.Fakta telah menunjukkan bahwa pembangunan China berkontribusi pada kekuatan perdamaian dunia. Pembangunan China memberikan energi dan menciptakan peluang bagi pembangunan global," tambah Mao.Menyebut bahwa pengucilan China dan pembatasan kerja sama dengan negara tersebut tidak ada gunanya, Mao menuturkan di era sekarang ini, gelombang globalisasi ekonomi merupakan tren yang tidak dapat dibalikkan dan dunia membutuhkan lebih banyak kerja sama yang saling menguntungkan.China telah sangat terintegrasi ke dalam ekonomi dunia dan sistem internasional, dan dunia tidak akan kembali ke masa-masa sikap eksklusivitas dan perpecahan, ujar Mao.
Zhu Wei (kanan), seorang dokter pengobatan tradisional China (traditional Chinese medicine/TCM), mendemonstrasikan pengobatan akupunktur kepada murid-muridnya di sebuah pusat TCM yang berada di Rumah Sakit Parirenyatwa di Harare, Zimbabwe, pada 28 November 2022. TCM menyediakan sebuah alternatif medis yang layak bagi warga Zimbabwe karena semakin banyak orang beralih ke pengobatan alami. (Xinhua/Shaun Jusa)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Taiwan butuh 60 persen vaksinasi penuh untuk cabut pembatasan di perbatasan
Indonesia
•
26 Oct 2021

China desak AS cabut sanksi atas sejumlah pejabat
Indonesia
•
13 Dec 2022

Israel klaim telah hancurkan lebih dari 90 persen sistem rudal darat-ke-udara Suriah
Indonesia
•
13 Dec 2024

Arab Saudi tetapkan Idul Adha 1443 Hijriah dimulai pada 9 Juli
Indonesia
•
30 Jun 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
