
Feature – ‘Kebuli Pentung Abu Ali’ padukan cita rasa Arab dan China

Mulyadi Abu Ali, pemilik restoran dan jenama 'Kebuli Pentung Abu Ali', dalam wawancara di Bogor, Jawa Barat, pada 16 Oktober 2024. (Indonesia Window)
Kebuli Pentung Abu Ali disajikan dengan lamb shank, atau paha kambing bagian atas, yang merupakan bagian paling enak, gurih, dan paling juicy.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Ada peribahasa ‘tuntutlah ilmu ke negeri China’. Namun bagi Mulyadi Abu Ali, peribahasa ini lebih tepatnya menjadi, ‘tuntutlah resep kebuli hingga ke negeri China’.Perjalanan bisnisnya untuk menghadiri pameran industri di Guangzhou, salah satu kota pelabuhan penting di China bagian selatan, pada sekitar 2017, justru menjadi titik awalnya memulai usaha kuliner khas Arab yang dia namakan ‘Kebuli Pentung Abu Ali’.“Waktu berkunjung ke Guangzhou tahun 2017, saya menginap di hotel yang lokasinya dekat dengan sebuah masjid,” tutur Mulyadi, yang juga disapa dengan nama Abu Ali, seraya menambahkan, di lingkungan tersebut tinggal banyak masyarakat Muslim yang berasal Afghanistan, Pakistan, dan lainnya.“Setiap Jumat”, lanjutnya, “Ada hidangan paha kambing yang dimasak dengan bumbu khas Arab yang disediakan untuk jama’ah sholat Jum’at, tapi ini berbeda dengan makanan yang pernah saya rasakan waktu umroh,” ucap pria yang merupakan lulusan Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie itu, saat dijumpai di restorannya di Bogor, Jawa Barat, pekan lalu.Selain bumbu khas Arab yang lezat, menurutnya, potongan-potongan daging kambing yang diletakkan di atas nasi dalam hidangan di masjid di Guangzhou tersebut, sungguh menarik perhatiannya. “Melihatnya saja sudah menggugah selera,” ujarnya.Pulang ke Tanah Air, Mulyadi tak hanya menenteng koper dan oleh-oleh dari Guangzhou, tapi juga mimpi dan tekad untuk membuka bisnis kuliner bersama sang istri.Menu khas Arab yang dipadukan dengan cita rasa China dan Indonesia, terutama Sunda-an, menjadi andalan bisnis lelaki keturunan Tionghoa dan Melayu ini.
Kebuli Pentung Abu Ali di Taman Yasmin, Jl. Sedap Malam III No.17/18 sektor 3, RT.01/RW.08, Curugmekar, Kec. Bogor Bar., Kota Bogor, Jawa Barat. (Indonesia Window)
Kebab Kebuli Pentung Abu Ali. (Indonesia Window)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pembukaan kembali perbatasan China bantu revitalisasi perekonomian Kamboja
Indonesia
•
03 Jan 2023

Membangun komunitas China-Indonesia dari rempah hingga kereta cepat
Indonesia
•
23 Nov 2022

Nilai tukar euro terhadap dolar AS jatuh ke level terendah dalam 2 tahun terakhir
Indonesia
•
03 Jan 2025

Indeks harga konsumen Kanada naik 6,8 persen pada November 2022
Indonesia
•
22 Dec 2022


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
