
COVID-19 – Kehidupan di China kembali normal setelah puncak infeksi

Para penumpang terlihat di Stasiun Kereta Utara Shenzhen selama arus mudik Festival Musim Semi di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 7 Januari 2023. (Xinhua/Mao Siqian)
Kehidupan di China kembali normal, saat negara itu memasuki fase baru respons COVID-19 dan tengah bersiap menyambut Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek mendatang.
Beijing, China (Xinhua) – Kehidupan kembali normal dan mobilitas mengalami pemulihan di semakin banyak provinsi di China, saat negara itu memasuki fase baru respons COVID-19 dan tengah bersiap menyambut Festival Musim Semi atau Tahun Baru Imlek mendatang.Selain Beijing, semakin banyak wilayah setingkat provinsi di China, termasuk Guangdong, Sichuan, Jiangsu, Henan, dan Zhejiang, yang baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah melewati puncak infeksi COVID-19 dengan mulus.Mengingat beragam faktor termasuk perkembangan epidemi, peningkatan tingkat vaksinasi, dan pengalaman pencegahan epidemi yang ekstensif, negara itu memasuki fase baru respons COVID.Mulai Ahad (8/1), China menangani COVID-19 dengan langkah-langkah yang dirancang untuk memerangi penyakit menular Kelas B, alih-alih penyakit menular Kelas A.Namun, beberapa media Barat malah mengabaikan fakta-fakta itu, memilih menerapkan standar ganda dan bahkan menyebarkan misinformasi, sembari melontarkan tudingan yang tidak beralasan terhadap perjuangan China dalam menghadapi epidemi, yang membingungkan publik dan menyesatkan dunia sebagai konsekuensinya. Kendati demikian, di hadapan fakta dan data, kebohongan-kebohongan tersebut terlihat jelas dan tidak dapat dipertahankan.Selama perayaan Tahun Baru 2023, Grand Tang Dynasty Ever Bright City, sebuah jalan komersial khusus pedestrian di Xi'an, Provinsi Shaanxi, dipadati orang-orang; penduduk di Shijiazhuang, Provinsi Hebei, dan Wuhan di Provinsi Hubei melepaskan balon-balon ke udara; warga setempat di Xiangtan, Provinsi Hunan, menikmati pertunjukan kembang api. "Menyaksikan begitu banyak orang yang merayakan Tahun Baru bersama, saya hampir menitikkan air mata," tulis seorang warganet.Lebih dari 50 juta orang di China bepergian selama liburan Tahun Baru. Pada 1 Januari, 10.640 bioskop dibuka untuk bisnis di seluruh negara tersebut, rekor tertinggi baru dalam hampir 10 bulan. Banyak warga berencana pulang ke kampung halaman mereka untuk reuni keluarga atau bepergian selama Festival Musim Semi mendatang. Pemesanan tiket pesawat domestik dan hotel meningkat secara signifikan.Lalu lintas kian padat, semakin banyak pabrik beroperasi dengan kapasitas penuh, sementara pembangunan proyek-proyek baru sedang berlangsung.Sejauh ini, fokus pencegahan dan pengendalian epidemi China telah beralih dari pencegahan infeksi menjadi peningkatan perawatan kasus parah. Dari mengoordinasikan produksi obat hingga memperkuat perawatan kasus parah, dan dari mendorong vaksinasi hingga mempercepat dilanjutkannya kembali kegiatan produksi, China telah secara efektif mengoordinasikan pencegahan dan pengendalian epidemi dengan pembangunan ekonomi dan sosial.
Seorang karyawan bekerja di sebuah perusahaan mobil di Yuyao, Provinsi Zhejiang, China timur, pada 5 Januari 2023. Dengan lini produksi yang terus berjalan dan mesin beroperasi penuh, pabrik-pabrik di seluruh China telah melanjutkan operasionalnya yang sibuk setelah negara itu meluncurkan optimalisasi respons COVID-19 terbaru dan serangkaian langkah guna mempercepat pelanjutan produksi. (Xinhua/Huang Zongzhi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakistan kerahkan upaya untuk jamin hak-hak anak
Indonesia
•
21 Nov 2022

PBB: Krisis kemanusiaan di Gaza berada pada level yang belum pernah terjadi sebelumnya
Indonesia
•
26 Oct 2023

CNN: Setidaknya 238.500 anak jadi yatim piatu akibat COVID-19 di AS
Indonesia
•
29 Mar 2023

Opini – Taiwan wujudkan visi WHO berantas Hepatitis C yang ancam kesehatan masyarakat
Indonesia
•
02 Apr 2026


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
