
Aktivis: Kejahatan kebencian akan meningkat jelang pemilu presiden AS 2024

Para petugas polisi berjaga-jaga di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 31 Desember 2022. (Xinhua/Li Rui)
Kejahatan kebencian di AS meningkat secara signifikan hingga lebih dari 80 persen sejak 2015, dan 2021 merupakan tahun dengan jumlah kejahatan kebencian tertinggi yang pernah tercatat sejak FBI mulai menerbitkan data terkait pada 1991.
New York City, AS (Xinhua) – Data dari Biro Investigasi Federal (Federal Bureau of Investigation/FBI) Amerika Serikat (AS) menunjukkan "pola yang jelas" dari kejahatan kebencian yang dilaporkan melonjak selama pemilihan presiden, seperti dilaporkan USA Today pada Rabu (26/4) yang mengutip sebuah laporan baru.Data dari 2008 menunjukkan adanya peningkatan kejahatan kebencian terhadap kelompok-kelompok rasial pada saat pemilu, menurut laporan dari Leadership Conference Education Fund, sebuah kelompok hak-hak sipil nasional.
Orang-orang mengikuti unjuk rasa "Stop Asian Hate" yang digelar di San Jose, California, Amerika Serikat, pada 25 April 2021. (Xinhua/Dong Xudong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Petugas damkar ditembak mati saat berupaya padamkan karhutla di AS
Indonesia
•
01 Jul 2025

Opini – Transformasi belajar: Dari papan tulis jadi layar ‘gadget’
Indonesia
•
30 Apr 2022

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 35.000 orang
Indonesia
•
13 May 2024

Studi bongkar fakta mengejutkan! Resistansi antibiotik ancam generasi baru
Indonesia
•
30 Sep 2025


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
