
Penduduk di selatan Damaskus laporkan "ketenangan sementara" di tengah kerusuhan sektarian

Seorang anggota keamanan Suriah terlihat di atas sebuah kendaraan militer di Kota Ashrafiyat Sahnaya, barat daya Damaskus, Suriah, pada 30 April 2025. (Xinhua/Str)
Kekerasan pecah di Jaramana, yang dikenal sebagai daerah dengan mayoritas penduduk beragama Druze dan Kristen, setelah beredarnya sebuah rekaman audio yang dikaitkan dengan seorang anggota komunitas Druze dan berisi pernyataan yang dianggap menyinggung Islam.
Damaskus, Suriah (Xinhua/Indonesia Window) – Penduduk di kota-kota yang terletak di sebelah selatan Damaskus melaporkan "ketenangan sementara" pada Kamis (1/5) menyusul bentrokan sektarian selama dua hari yang menewaskan lebih dari 70 orang.Pasukan dari otoritas pertahanan dan dalam negeri Suriah menguasai kembali Kota Ashrafiyat Sahnaya di sebelah barat daya Damaskus, pada Rabu (30/4) malam waktu setempat. Mereka kemudian memberlakukan penjagaan keamanan yang ketat, menutup pintu keluar, dan melancarkan operasi pencarian di daerah tersebut, tutur sejumlah penduduk setempat.Kehidupan normal juga mulai kembali di beberapa wilayah di Kota Jaramana, sebelah tenggara Damaskus, pada Kamis, dengan dibukanya kembali jalan-jalan dan lalu lintas yang mulai lancar, tambah penduduk setempat."Negara ini adalah milik kita semua," kata Fadi Dabeqseh, seorang warga Ashrafiyat Sahnaya. "Sekarang setelah pemerintah merebut kembali kendali, yang kami minta pertama dan terutama adalah keamanan.""Kami sudah lelah," kata Suleiman Azmi al-Dasouqi, warga lain dari Ashrafiyat Sahnaya. "Yang kami inginkan hanyalah hidup dengan harapan dan keamanan, tanpa diskriminasi."
Pasukan keamanan Suriah terlihat di Kota Ashrafiyat Sahnaya, barat daya Damaskus, Suriah, pada 30 April 2025. (Xinhua/Str)
Sebuah kendaraan militer Suriah terlihat di Kota Ashrafiyat Sahnaya, barat daya Damaskus, Suriah, pada 30 April 2025. (Xinhua/Str)
Pasukan keamanan Suriah terlihat di Kota Ashrafiyat Sahnaya, barat daya Damaskus, Suriah, pada 30 April 2025. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Republik Rakyat Demokratik Korea sebut siap gunakan segala cara untuk pertahankan keamanannya
Indonesia
•
13 Feb 2025

Presiden Sri Lanka berencana mundur di tengah badai protes
Indonesia
•
10 Jul 2022

Arab Saudi perluas 10 kali lipat Masjid Quba di Madinah
Indonesia
•
08 Apr 2022

Spanyol berencana cabut aturan wajib masker dalam ruangan
Indonesia
•
07 Apr 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
