
WHO suarakan kekhawatiran perihal memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza

Sejumlah orang memeriksa reruntuhan bangunan pascaserangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 24 Desember 2023. Sedikitnya 166 warga Palestina tewas dan 384 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir akibat serangan Israel di Jalur Gaza, kata Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza pada Ahad (24/12). (Xinhua/Yasser Qudih)
Kelangkaan pangan terus menjadi permasalahan akut di seantero Gaza, dengan warga yang kelaparan menghadang konvoi WHO, berharap dapat memperoleh makanan.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (27/12) menyuarakan kekhawatirannya perihal puluhan ribu pengungsi yang melarikan diri dari serangan Israel di seluruh Jalur Gaza tengah dan selatan."WHO sangat khawatir gelombang pengungsi baru tersebut akan semakin membebani fasilitas-fasilitas kesehatan di selatan (Jalur Gaza), yang telah kewalahan dalam memenuhi kebutuhan populasi yang sangat besar," ujar Richard Peeperkorn, perwakilan WHO di wilayah Palestina yang diduduki.Kelangkaan pangan terus menjadi permasalahan akut di seantero Gaza, dengan warga yang kelaparan menghadang konvoi WHO, berharap dapat memperoleh makanan, kata badan kesehatan tersebut.
Orang-orang mendoakan para korban di sebuah rumah sakit di Kota Deir el-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 23 Desember 2023. Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza sejauh ini telah bertambah menjadi 20.258 orang sejak 7 Oktober, dengan 53.688 orang lainnya terluka, kata Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza dalam pernyataannya pada Sabtu (23/12). Kementerian tersebut menambahkan bahwa sedikitnya 201 warga Palestina tewas dan 368 lainnya terluka dalam serangan Israel selama 24 jam terakhir. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

New Delhi kembali diselimuti kabut tebal dan polusi udara
Indonesia
•
11 Jan 2025

Israel larang bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza
Indonesia
•
17 Apr 2025

6 hal bersejarah dalam Piala Dunia 2022
Indonesia
•
16 Dec 2022

Diorama Lego terbesar di dunia hidupkan kembali lukisan China kuno ikonis
Indonesia
•
08 Oct 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
