
Kenaikan biaya hidup ubah kebiasaan sarapan masyarakat Turki

Seorang pedagang menjual madu dalam ajang Festival Sarapan keempat di Ankara, Turki, pada 18 November 2022. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Kenaikan biaya hidup Turki saat ini memaksa penduduk setempat mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan santapan utama dalam sehari tersebut, seperti telur, susu, madu, sosis sapi fermentasi, mentega, zaitun, roti tomat, teh, dan kopi.
Ankara, Turki (Xinhua) – Bagi masyarakat Turki, sarapan adalah ritual yang tidak boleh dilewatkan, tetapi kenaikan biaya hidup saat ini memaksa penduduk setempat mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan santapan utama dalam sehari tersebut."Daya beli warga turun signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan ini telah mengubah kebiasaan sarapan mereka," kata Burak Yalcin, seorang petani lebah dari Provinsi Sivas di sebelah timur Turki, kepada Xinhua.Yalcin memamerkan banyak produk madu dari perusahaan keluarga di ajang Festival Sarapan (Breakfast Festival) di ibu kota, Ankara, yang menyoroti pentingnya santapan paling esensial dalam sehari tersebut, bahkan di tengah krisis ekonomi.
Seorang pedagang menjual madu dalam ajang Festival Sarapan keempat di Ankara, Turki, pada 18 November 2022. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Foto ini menunjukkan uang kertas di sebuah kantor penukaran uang di Ankara, Turki, pada 22 September 2022. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia tawarkan kenikmatan teh rempah artisan ke Chile
Indonesia
•
19 Feb 2023

Pelabuhan darat China-Laos tangani 1 juta lebih orang pada 2023
Indonesia
•
07 Sep 2023

Fokus Berita – Industri pariwisata China beri saran bagi turis China yang hendak ke Bali
Indonesia
•
27 Mar 2024

Fokus Berita – Flu burung serang ayam petelur di AS, harga telur melonjak ke rekor tertinggi
Indonesia
•
27 Feb 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
