Kremlin: Pengunduran diri Bashar Al-Assad sebagai presiden Suriah "keputusan pribadi"

Presiden Suriah Bashar al-Assad menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Liga Arab ke-32 di Jeddah, Arab Saudi, pada 19 Mei 2023. (Xinhua/Kantor Berita Arab Saudi)
Keputusan Bashar al-Assad untuk “mengundurkan diri dari tugasnya sebagai kepala negara Suriah adalah keputusan pribadi”.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Keputusan Bashar al-Assad untuk "mengundurkan diri dari tugasnya sebagai kepala negara Suriah adalah keputusan pribadi," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dikutip oleh media setempat pada Selasa (10/12).Moskow mempertahankan kontak dengan semua negara di kawasan, kata Peskov ketika ditanya tentang pengaruh Rusia di kawasan itu dan status pangkalan militernya di Suriah.Dia menambahkan bahwa sulit memprediksi perkembangan situasi di Suriah di masa depan.Al-Assad dilaporkan telah mengundurkan diri sebagai presiden Suriah dan tiba di Rusia untuk mendapatkan suaka setelah pemerintahannya runtuh pada Minggu (8/12) pascaserangan ekstensif oleh kelompok-kelompok militan yang dipimpin oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS).Kelompok-kelompok militan tersebut melancarkan serangan besar-besaran mulai dari Suriah utara pada 27 November, dan kemudian bergerak ke arah selatan melalui wilayah-wilayah yang dikuasai pemerintah, hingga merebut ibu kota Suriah, Damaskus, dalam waktu 12 hari.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pencapaian utama China dalam diplomasi sepanjang 2022
Indonesia
•
26 Dec 2022

COVID-19 – Kanada setujui penggunaan vaksin Moderna untuk anak-anak
Indonesia
•
18 Mar 2022

China tolak laporan Inggris terkait Hong Kong
Indonesia
•
18 Apr 2024

Di New South Wales aborsi bukan tindakan kriminal
Indonesia
•
27 Sep 2019
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
