
Ilmuwan China berhasil petakan jaringan otak kera makaka

Foto yang diabadikan pada 11 Juli 2022 ini menunjukkan kawanan kera makaka Tibet di sebuah pertanian hutan di Baizha, wilayah Nangqian, Prefektur Otonom Etnis Tibet Yushu, Provinsi Qinghai, China barat laut. (Xinhua/Fan Peishen)
Kera makaka sangat mirip dengan manusia dalam hal genetika, fisiologi, dan struktur otak, menjadikan spesies ini model yang ideal untuk mempelajari mekanisme fungsi kognitif manusia dan dapat digunakan dalam simulasi penyakit otak manusia.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah tim peneliti China berhasil menggambarkan peta jaringan baru otak kera makaka yang akan membantu menjelaskan pola organisasi makroskopis otak manusia.Peta yang dibuat oleh para peneliti dari Institut Automasi Akademi Ilmu Pengetahuan China ini membagi otak kera menjadi 304 area yang berbeda dan secara kuantitatif menggambarkan pola konektivitas anatomis dan fungsional dari setiap area.Perilaku manusia yang kompleks dikendalikan oleh jaringan fungsional yang berbeda dalam otak. Jaringan-jaringan tersebut pada dasarnya merupakan kumpulan area otak yang saling berkomunikasi melalui koneksi fungsional.Mengingat kera makaka sangat mirip dengan manusia dalam hal genetika, fisiologi, dan struktur otak, spesies ini menjadi model yang ideal untuk mempelajari mekanisme fungsi kognitif manusia dan dapat digunakan dalam simulasi penyakit otak manusia, ujar Jiang Tianzi, seorang peneliti di institut tersebut.Peta panorama otak yang menunjukkan organisasi spasial otak kera merupakan hasil penelitian yang penting karena dapat digunakan untuk mempelajari otak manusia, ungkap Jiang.Peta ini membantu pemahaman kita tentang fungsi otak dan akan memajukan bidang-bidang penelitian penting seperti kedokteran translasi, perbandingan lintas spesies, dan pemodelan digital otak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Panas lautan dunia capai rekor tertinggi
Indonesia
•
16 Feb 2023

Arab Saudi luncurkan pusat AI untuk media
Indonesia
•
22 Feb 2024

Studi: Teknik kuantum digunakan untuk tentukan usia Sungai Kuning modern
Indonesia
•
28 Oct 2023

COVID-19 – Biocad produksi vaksin kedua Rusia
Indonesia
•
02 Sep 2020


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
