
Keluarga pribumi hadapi risiko tertinggi alami kerawanan pangan di Kanada

Sejumlah penduduk pribumi yang mengenakan pakaian adat menari di sebuah acara peringatan Hari Nasional untuk Kebenaran dan Rekonsiliasi yang ketiga di Toronto, Kanada, pada 30 September 2023. (Xinhua/Zou Zheng)
Kerawanan pangan di Kanada berpotensi terjadi di kalangan keluarga penduduk asli yang hidup di atas garis kemiskinan pada 2022, yang tercatat di angka 31 persen, atau lebih dari dua kali lipat dibandingkan 15 persen yang tercatat untuk keluarga nonpribumi.
Ottawa, Kanada (Xinhua) – Keluarga penduduk pribumi di Kanada berpotensi lebih tinggi untuk mengalami kerawanan pangan dibandingkan dengan keluarga nonpribumi, demikian disampaikan oleh Statistics Canada pada Selasa (14/11).Merilis studi bertajuk ‘Kerawanan pangan di kalangan keluarga Kanada’ (Food insecurity among Canadian families), badan statistik nasional tersebut mengatakan tingkat kerawanan pangan di kalangan keluarga penduduk asli yang hidup di atas garis kemiskinan pada 2022 tercatat di angka 31 persen, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 15 persen yang tercatat untuk keluarga nonpribumi.Menurut badan tersebut, tingkat kerawanan pangan pada keluarga pribumi yang tinggal di luar lahan yang disediakan untuk penduduk asli (reserve) adalah 34 persen, sementara untuk keluarga suku Métis 28 persen. Angka tingkat kerawanan pangan untuk keluarga suku Inuit tidak tersedia karena keterbatasan jumlah sampel.Selain itu, tingkat kerawanan pangan untuk keluarga yang dikategorikan berdasarkan ras dan hidup di atas garis kemiskinan tercatat di angka 21 persen, sedangkan untuk keluarga yang tidak dikategorikan berdasarkan ras dan nonpribumi di angka 14 persen, kata badan tersebut, menambahkan bahwa tingkat kerawanan pangan tertinggi ditemukan pada kelompok ibu tunggal dari kalangan pribumi dan kulit hitam.Dengan biaya hidup yang terus meningkat, menghabiskan lebih banyak uang untuk membeli lebih sedikit makanan adalah sebuah realitas bagi semakin banyak keluarga Kanada. Proporsi keluarga yang mengalami kerawanan pangan meningkat dari 16 persen pada 2021 menjadi 18 persen pada 2022, ungkap Statistics Canada.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Pakistan sebut negaranya berusaha jamin kesetaraan bagi kaum minoritas
Indonesia
•
13 Aug 2022

Keberlanjutan lingkungan jadi sorotan utama akademisi, praktisi dalam Public Relations Summit
Indonesia
•
31 Jul 2025

Feature – Kebahagiaan warga Gaza sirna usai dapati kehancuran masif di kampung halaman
Indonesia
•
23 Jan 2025

COVID-19 - Arab Saudi akan produksi 10 juta masker setiap hari
Indonesia
•
02 Jul 2020


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
