
Provinsi Guizhou di China luncurkan kereta cepat berkecepatan 350 km per jam pertamanya

Kereta D6171 bertolak dari Stasiun Kereta Utara Guiyang di Guiyang, Provinsi Guizhou, China barat daya, pada 8 Agustus 2023. (Xinhua/Liu Xu)
Kereta peluru Fuxing telah diberangkatkan dari Guiyang, ibu kota Provinsi Guizhou, China barat daya, yang menandai pengoperasian penuh seksi Guiyang-Libo dari Jalur Kereta Cepat Guiyang-Nanning, yang dirancang mencapai 350 km per jam.
Guiyang, China (Xinhua) – Sebuah kereta peluru Fuxing pada Selasa (8/8) pagi waktu setempat diberangkatkan dari Guiyang, ibu kota Provinsi Guizhou, China barat daya, yang menandai pengoperasian penuh seksi Guiyang-Libo dari Jalur Kereta Cepat Guiyang-Nanning.Jalur Kereta Cepat Guiyang-Nanning ini merupakan jalur kereta cepat pertama dengan kecepatan maksimal yang dirancang mencapai 350 km per jam untuk rute antara Provinsi Guizhou dan Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi di China selatan, dengan Nanning sebagai ibu kotanya.Karena bentang alam yang rumit di sepanjang lintasannya, termasuk pegunungan yang tinggi dan lembah-lembah yang curam, seksi Guiyang-Libo terdiri dari 86 jembatan dan 62 terowongan. Jarak tempuh jembatan dan terowongan di seksi jalur kereta itu menyumbang 90 persen dari total jarak tempuhnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China akan lakukan eksplorasi ilmiah dalam misi Bulan berawak
Indonesia
•
19 Jul 2023

Muatan ilmiah dari satelit ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama China dikirim ke pengguna
Indonesia
•
25 Oct 2024

Ilmuwan buktikan bakteri dapat mengurai bioplastik di Kutub Utara
Indonesia
•
20 Nov 2020

Pengoperasian kembali reaktor nuklir Swedia yang rusak ditunda hingga 2023
Indonesia
•
14 Sep 2022


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
