
Jiangsu di China akan bangun klaster industri kedirgantaraan

Foto dari udara yang diabadikan pada 25 Juni 2019 ini memperlihatkan gedung terminal Bandar Udara Internasional Daxing Beijing di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Zhang Chenlin)
Klaster industri kedirgantaraan di Provinsi Jiangsu, pusat ekonomi di China timur, menargetkan nilai output tahunan sebesar lebih dari 150 miliar yuan atau sekitar 21,7 miliar dolar AS per 2025, menaungi lebih dari 50 perusahaan khusus, lebih dari 10 platform inovatif, dan lebih dari 10 basis industri sektor ini.
Nanjing, China (Xinhua) – Provinsi Jiangsu, pusat ekonomi di China timur, meluncurkan rencana aksi untuk mengembangkan sebuah klaster industri kedirgantaraan yang kompetitif dalam kurun waktu tiga tahun.Rencana pembangunan pemerintah provinsi tersebut menetapkan target untuk mengembangkan industri kedirgantaraan dengan nilai output tahunan sebesar lebih dari 150 miliar yuan atau sekitar 21,7 miliar dolar AS per 2025 nanti, menaungi lebih dari 50 perusahaan khusus, lebih dari 10 platform inovatif, dan lebih dari 10 basis industri kedirgantaraan dengan daya saing yang kuat pada tahun tersebut.Menurut rencana itu, Provinsi Jiangsu akan fokus pada industri-industri yang mendukung produksi pesawat berukuran besar, serta bidang-bidang terkait mesin navigasi dan pesawat nirawak (drone).Provinsi Jiangsu, yang merupakan pusat ekonomi di wilayah Delta Sungai Yangtze, dikenal dengan industri manufakturnya yang kuat.Sebelumnya pada tahun ini, pemerintah provinsi itu mengumumkan puluhan kebijakan proaktif guna meningkatkan dukungan fiskal dan pajak bagi perusahaan. Pemerintah berjanji akan mengalokasikan dana sebesar lebih dari 200 juta yuan untuk diagnosis perusahaan industri tradisional, dan juga secara aktif mendukung proyek-proyek yang berkaitan dengan transformasi tingkat tinggi dan internet industri.*1 yuan = 2.116 rupiah**1 dolar AS = 14.632 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak naik, OPEC peringatkan pasokan ketat dan sanksi lanjutan Rusia
Indonesia
•
12 Apr 2022

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Harga rata-rata minyak mentah Indonesia November turun jadi 79,63 dolar AS per barel
Indonesia
•
09 Dec 2023

Kemenkop luncurkan platform Inaproduct perluas pasar UMKM
Indonesia
•
28 Oct 2021


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
