Parlemen Eropa setujui Komisi Eropa yang baru

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memberikan pernyataan di markas besar Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, pada 27 November 2024. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Kompas Daya Saing (Competitiveness Compass), yang menjadi inisiatif besar pertama dari Dewan Komisaris Eropa yang baru, didasarkan pada tiga pilar utama, yakni menutup kesenjangan inovasi, mengimplementasikan rencana bersama untuk dekarbonisasi dan daya saing, serta meningkatkan keamanan sambil mengurangi ketergantungan.
Strasbourg, Prancis (Xinhua/Indonesia Window) – Parlemen Eropa pada Rabu (27/11) menyetujui tim baru Komisi Eropa, yang dipimpin oleh Ursula von der Leyen dari Jerman. Von der Leyen akan menjalani masa jabatan lima tahun keduanya sebagai presiden komisi tersebut.Anggota Parlemen Eropa memberikan suara 370 setuju, 282 tidak setuju, dan 36 abstain, sehingga memberikan lampu hijau kepada tim eksekutif yang beranggotakan 27 orang tersebut.Janis Emmanouilidis, selaku deputi kepala eksekutif Pusat Kebijakan Eropa, mengatakan bahwa Komisi Eropa yang baru itu mencerminkan "kepresidenan" yang lebih baik, dengan para komisioner sebagian besar sejalan dengan von der Leyen. Tidak seperti periode sebelumnya, suara-suara yang berseberangan kali ini tampak tidak ada.Meski presiden yang kuat menawarkan kesinambungan selama masa-masa sulit, Emmanouilidis menekankan pentingnya mempertahankan "kabinet yang kuat."
Anggota Parlemen Eropa memberikan suara untuk tim Komisi Eropa yang baru di markas besar Parlemen Eropa di Strasbourg, Prancis, pada 27 November 2024. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Ladang minyak di Laut China Selatan hasilkan 20 juta ton ekuivalen minyak pada 2022
Indonesia
•
31 Dec 2022

Area tumbuh kopi dan alpukat Indonesia diprediksi turun karena perubahan iklim
Indonesia
•
07 Feb 2022

Pesawat C919 buatan China lakukan penerbangan perdana di SAR Makau, China
Indonesia
•
11 Nov 2024

Majelis Umum PBB tetapkan 4 Desember sebagai Hari Internasional Menentang Tindakan Pemaksaan Sepihak
Indonesia
•
18 Jun 2025
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
