
Feature – Guru pengungsi dirikan ‘sekolah tenda’ untuk pelajar Palestina di Rafah

Sejumlah pelajar Palestina terlihat di sebuah ruang kelas di sekolah tenda baru yang didirikan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 30 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Konflik Palestina-Israel saat ini membuat para pelajar tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka selama hampir tujuh bulan.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Nihad Badreia, seorang guru Palestina yang saat ini mengungsi ke Rafah, kota paling selatan di Jalur Gaza, mendirikan ‘sekolah tenda’ untuk sekitar 600 anak usia sekolah yang tinggal di sebuah kamp pengungsi, karena konflik Palestina-Israel saat ini membuat para pelajar tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka selama hampir tujuh bulan."Sangat sulit bagi para pelajar kami untuk melanjutkan pendidikan karena konflik. Mereka juga tidak dapat bertemu dengan teman sekelasnya, yang akan berdampak negatif pada kondisi psikologis mereka," kata Badreia.
Para pelajar Palestina mengikuti kegiatan luar ruangan di sebuah sekolah tenda baru yang didirikan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 30 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Orang-orang berjalan melewati reruntuhan dari bangunan yang hancur di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 1 Mei 2024. Warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza bertambah menjadi 34.568 orang, kata otoritas kesehatan yang dikelola Hamas dalam pernyataan pers pada Rabu (1/5). (Xinhua/Khaled Omar)
Para pelajar Palestina terlihat di ruang kelas di sebuah sekolah tenda baru yang didirikan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 30 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Warga Gaza berburu air laut untuk bertahan hidup
Indonesia
•
25 Mar 2024

Australia masukkan elemen kelinci di prangko, akta kelahiran, dan jalan ikonis
Indonesia
•
18 Jan 2023

China dan Spanyol terbitkan prangko khusus peringatan 50 tahun hubungan diplomatik
Indonesia
•
13 May 2023

China rayakan Hari Anak Sedunia
Indonesia
•
22 Nov 2022


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
