
Wakil PM China bertemu dengan PM Uzbekistan, kuatkan konsensus

Wakil Perdana Menteri (PM) China Hu Chunhua bertemu dengan PM Uzbekistan Abdulla Aripov di Tashkent, Uzbekistan, pada 9 Desember 2022. (Xinhua/Cai Guodong)
Konsensus China-Uzbekistan yang dicapai dalam dua kali pertemuan antara kedua pemimpin negara tersebut, bertujuan untuk memperdalam kerja sama bilateral, serta memetakan arah pembangunan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.
Tashkent, Uzbekistan (Xinhua) – Wakil Perdana Menteri (PM) China Hu Chunhua bertemu dengan PM Uzbekistan Abdulla Aripov pada Jumat (9/12) di Tashkent, ibu kota Uzbekistan.Hu meminta Aripov untuk menyampaikan salam hangat dari Presiden China Xi Jinping kepada Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev, dan menginformasikan kepada Aripov tentang pencapaian besar dan signifikansi jangka panjang dari Kongres Nasional Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) ke-20.Presiden China dan presiden Uzbekistan telah dua kali bertemu pada tahun ini serta mencapai konsensus China-Uzbekistan yang luas untuk memperdalam kerja sama bilateral, memetakan arah pembangunan kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara, tutur Hu.China siap bekerja sama dengan Uzbekistan untuk mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara, memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan, dan berbagi peluang pembangunan, kata Hu.China siap bekerja sama dengan Uzbekistan dalam mengimplementasikan visi komunitas China-Uzbekistan dengan masa depan bersama, meningkatkan dukungan yang kuat untuk satu sama lain, memperkuat penyelarasan strategi pembangunan antara kedua negara, memperluas kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi bilateral, mencapai kemajuan yang solid dalam membangun konektivitas, meningkatkan koridor transportasi lintas benua Eurasia, semakin memperkuat kerja sama di sektor energi, serta memanfaatkan potensi kerja sama di sektor pertanian, imbuh Hu.Sementara itu, Aripov mengatakan hubungan persahabatan yang didukung dengan sikap saling percaya yang telah dibangun oleh kedua kepala negara memainkan peran penting dalam mendorong kerja sama bilateral yang saling menguntungkan.Uzbekistan dengan tegas menghormati prinsip Satu China, dan bersedia untuk memperdalam kerja sama dengan China di sejumlah bidang, seperti perdagangan, investasi, transportasi, energi, infrastruktur, kebudayaan, serta pertukaran antarmasyarakat dan antardaerah, sekaligus memajukan proyek kereta api China-Kirgiztan-Uzbekistan dan konektivitas lainnya untuk memberikan manfaat bagi rakyat di kedua negara dan kawasan.Wakil PM sekaligus Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Uzbekistan Jamshid Khodjayev turut menghadiri pertemuan tersebut.Pada hari yang sama, Hu juga bertemu dengan Wakil PM sekaligus Menteri Pembangunan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan Uzbekistan Jamshid Kuchkarov. Kedua belah pihak bertukar pandangan tentang kerja sama pengentasan kemiskinan dan bidang-bidang lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China kirim lagi serangan mendadak ke wilayah udara Taiwan
Indonesia
•
31 May 2022

Masjid di Tepi Barat hendak dibakar, Palestina peringatkan risiko konflik keagamaan
Indonesia
•
02 Sep 2026

Kemenlu China: Praktik hegemonik AS adalah akar penyebab risiko keamanan
Indonesia
•
08 Jun 2023

Konferensi Keamanan Munich serukan tatanan dunia yang lebih seimbang
Indonesia
•
20 Feb 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
