Konsumsi di Tibet naik saat produk khusus dari daerah terpencil makin dikenal

Foto yang diabadikan pada 29 Oktober 2022 ini menunjukkan pemandangan musim gugur Istana Potala di Lhasa, Daerah Otonom Tibet, China barat daya. (Xinhua/Chogo)
Konsumsi masyarakat di Tibet meningkat seiring semakin dikenalnya produk-produk khusus dari daerah terpencil yang bebas polusi, berkonsep ramah lingkungan, organik, dan berindikasi geografis (geographical indication/GI).
Lhasa (Xinhua) – Pada sebuah pameran komoditas lokal yang sedang berlangsung di Kota Shannan, Daerah Otonom Tibet, China barat daya, Losang dikerumuni oleh para pengunjung yang tertarik dengan teh, jamur, dan makanan khas lainnya yang dipajang di stan miliknya.Produk-produk tersebut berasal dari Legpo, daerah terpencil yang terletak di sebuah lembah di bagian timur Pegunungan Himalaya. Dengan iklim sedang sepanjang tahun, produk-produk pertanian di sana memiliki kualitas yang sangat baik.Penjualan telah meningkat sejak perusahaan Losang didirikan lima tahun lalu, dan produknya juga telah makin diminati di Lhasa, Shannan, dan tempat-tempat lain di daerah tersebut.Dengan peningkatan taraf hidup yang signifikan, para petani dan penggembala di Tibet tidak lagi puas dengan sekadar mengenyangkan perut. Sebaliknya, mereka mengejar kualitas hidup yang tinggi, seperti lebih memperhatikan nutrisi makanan sehari-hari, yang mengarah pada pembentukan kebiasaan konsumsi baru, kata Losang, kepala perusahaan itu.Sebelumnya, produk-produk khusus dari daerah terpencil di Tibet pada umumnya tidak banyak diketahui oleh orang dari luar, tetapi kini nilai ekologisnya yang kaya telah diakui oleh para konsumen yang lebih luas, sebagian berkat transportasi yang lebih baik.Sementara itu, kesadaran merek tumbuh di daerah dataran tinggi tersebut. Tren itu mendorong banyak perusahaan untuk lebih menekankan pada kontrol kualitas guna membangun citra merek mereka.Di pameran tersebut, Pasang, seorang warga yang berasal dari Shannan, membeli 5 kilogram daging babi di stan perusahaan teknologi pertanian lokal yang terkenal. "Keluarga saya menyukai merek ini. Meskipun harga produk mereka lebih mahal dibandingkan daging babi biasa di pasaran, tetapi itu sepadan," ujarnya.Jampa, chairman perusahaan itu, mengatakan bahwa guna memastikan kualitas daging babi mereka, perusahaan tersebut memberi pakan babi terutama dengan gandum, jagung, dan rumput alfalfa, yang didukung juga dengan mengadopsi pembiakan alami.Berkat sumber daya yang melimpah, pemerintah daerah Tibet telah mengembangkan lebih dari 1.100 merek produk bebas polusi, berkonsep ramah lingkungan, organik, dan berindikasi geografis (geographical indication/GI), yang secara efektif meningkatkan daya saing pasar produk-produk pertanian dari seluruh Tibet.Seperti halnya di tempat lain di China, Tibet juga merasakan perkembangan sektor e-commerce yang pesat berkat peningkatan jaringan dan layanan logistik selama beberapa tahun terakhir. Konsumsi daring (online) menunjukkan momentum pertumbuhan yang pesat, dengan para pembeli memadati acara live-streaming dan toko online setiap hari."Semua produk lokal ini dapat dibeli secara online hanya dengan memindai kode QR di sini," tutur Yang Qilin, yang dikirim ke pameran itu oleh pusat layanan publik e-commerce wilayah Gyaca, saat mengajari para konsumen cara memesan lewat toko online yang dikembangkan sendiri oleh wilayah tersebut.Yang mengatakan bahwa e-commerce telah membuka banyak saluran pasar baru bagi petani lokal yang memproduksi kenari dan beri hawthorn berkualitas tinggi. Sejumlah stasiun layanan logistik juga telah didirikan di daerah pedesaan guna memfasilitasi pengalaman belanja online.Dari Januari hingga Juni 2022, penjualan ritel online di Tibet mencapai 4,75 miliar yuan atau sekitar 681 juta dolar AS, naik 33,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) dan menempati peringkat pertama dalam hal tingkat pertumbuhan di antara semua daerah setingkat provinsi di China, menurut data dari departemen perdagangan daerah tersebut.*1 yuan = 2.241 rupiah**1 dolar AS = 15.576 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Taiwan ajak masyarakat Indonesia nikmati wisata sehat dan ramah lingkungan
Indonesia
•
13 Apr 2025

Swedia catat rekor lonjakan harga pangan, terutama makanan bayi
Indonesia
•
07 Mar 2023

Paket gaji Elon Musk senilai 16.685 triliun rupiah
Indonesia
•
08 Nov 2025

Zimbabwe jual lebih dari 200 juta kg daun tembakau selama musim pemasaran 2022
Indonesia
•
22 Aug 2022
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
