
Konsumsi alkohol di Selandia Baru turun pada 2022

Foto yang diabadikan pada 29 November 2012 ini menunjukkan Green Dragon Pub yang baru dibuka di Hobbiton di pertanian keluarga Alexander dekat Kota Matamata di Pulau Utara, Selandia Baru. (Xinhua/Liu Jieqiu)
Konsumsi minuman beralkohol di Selandia baru pada 2022 menurun, dengan volume wine yang tersedia turun 5,9 persen menjadi 101 juta liter.
Wellington, Selandia Baru (Xinhua) – Jumlah minuman beralkohol standar per orang yang tersedia untuk konsumsi turun menjadi 1,96 per hari pada 2022, menunjukkan penurunan 1 persen, menurut departemen statistik Stats NZ pada Senin (27/2).Ini merupakan jumlah minuman beralkohol standar yang tersedia per orang terendah dalam 15 tahun terakhir, kata manajer perdagangan internasional Alasdair Allen.Total volume minuman keras yang tersedia meningkat 3,2 persen pada 2022 menjadi 103 juta liter, sedangkan volume wine yang tersedia turun 5,9 persen menjadi 101 juta liter. Ini melanjutkan tren yang terlihat selama dua tahun terakhir, kata Allen.Bir berkekuatan sedang yang tersedia untuk konsumsi mengalami penurunan jangka panjang untuk bir dengan kadar alkohol antara 2,5 hingga 4,35 persen dan peningkatan untuk bir dengan kadar alkohol 4,35 hingga 5 persen, imbuh Allen.Bir dengan kadar alkohol antara 2,5 hingga 4,35 persen menurun 21 persen menjadi 76 juta liter pada 2022, sedangkan bir dengan kadar alkohol antara 4,35 hingga 5 persen meningkat 26 persen menjadi 177 juta liter, tunjuk statistik tersebut.Secara keseluruhan, total volume bir yang tersedia sedikit berubah pada 2022 dengan 294 juta liter tersedia untuk konsumsi. Baik bir berkekuatan rendah maupun tinggi sama-sama menurun, kata Allen.Bir dengan kadar alkohol hingga 2,5 persen turun 12 persen menjadi 6,9 juta liter, sedangkan bir dengan kadar alkohol lebih dari 5 persen turun 29 persen menjadi 34 juta liter, paparnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemegang rekor dunia maraton Kelvin Kiptum meninggal akibat kecelakaan mobil di usia 24 tahun
Indonesia
•
12 Feb 2024

LIPI: Banjir Jabodetabek karena aspek teknis, ekologi, sosial kurang tertata
Indonesia
•
13 Jan 2020

Sekjen PBB serukan aksi bela hak-hak perempuan jelang Hari Perempuan Internasional
Indonesia
•
08 Mar 2025

Pakar harap COP15 hasilkan langkah konkret akhiri kehancuran keanekaragaman hayati
Indonesia
•
15 Dec 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
