
Kementerian Keuangan Sri Lanka kehabisan dana

Warga mengantre untuk mendapatkan minyak tanah untuk memasak akibat kelangkaan gas di Kolombo, Sri Lanka, pada 17 Juni 2022. (Xinhua/Ajith Perera)
Krisis ekonomi Sri Lanka pada 2022 telah berdampak terhadap pendapatan negara, sehingga saat ini tengah meminta persetujuan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk paket bailout demi membantu negara kepulauan di Asia Selatan itu pulih dari krisis.
Kolombo, Sri Lanka (Xinhua) – Kementerian Keuangan Sri Lanka mengalami kekurangan dana di saat krisis ekonomi serius terus menghantui negara kepulauan di Asia Selatan itu, kata juru bicara (jubir) kabinet Sri Lanka pada Selasa (10/1).Jubir Kabinet Sri Lanka Bandula Gunawardena mengatakan kepada wartawan bahwa dana yang dikumpulkan melalui pajak mengalami penurunan.Akibatnya, kementerian keuangan negara itu kekurangan dana untuk melakukan pembayaran, kata Gunawardena.Menurut Gunawardena, krisis ekonomi yang melanda negara itu pada 2022 telah berdampak terhadap pendapatan negara.
Kapal pesiar mewah "Mein Schiff 5" berlabuh di Pelabuhan Kolombo, Sri Lanka, pada 29 November 2022. (Xinhua/Ajith Perera)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Produsen alkes China investasikan Rp1,7 triliun untuk bangun pabrik baru di Jawa Tengah
Indonesia
•
17 Apr 2025

Shenzhen di China akan catatkan rekor skala pameran terbesar pada 2023
Indonesia
•
17 Feb 2023

Apple rilis hasil keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2023
Indonesia
•
05 May 2023
WSJ: Regulator federal AS selidiki kolapsnya SVB
Indonesia
•
15 Mar 2023


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
