Produsen alkes China investasikan Rp1,7 triliun untuk bangun pabrik baru di Jawa Tengah

Seremoni peletakan batu pertama pabrik Allmed Medical pada Selasa (15/4/2025) di KEK Industropolis Batang, Provinsi Jawa Tengah, dihadiri sejumlah pejabat pemerintah. (Xinhua/KEK Industropolis Batang)
Produsen alat kesehatan asal China, Allmed Medical, memperluas kapasitas produksinya di Asia Tenggara dengan membangun pabrik baru di lahan seluas 24,8 hektare di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Provinsi Jawa Tengah. Proyek ini memiliki nilai investasi 100 juta dolar AS atau hampir 1,7 triliun rupiah.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen alat kesehatan (alkes) asal China, Allmed Medical, memperluas kapasitas produksinya di Asia Tenggara dengan membangun pabrik baru di lahan seluas 24,8 hektare di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang, Provinsi Jawa Tengah. Proyek ini memiliki nilai investasi 100 juta dolar AS atau hampir 1,7 triliun rupiah.Allmed Medical melalui anak usahanya, PT Ace Medical Products Indonesia, melakukan seremoni peletakan batu pertama pada Selasa (15/4), yang ditargetkan rampung pada April tahun depan. Fasilitas baru ini diperkirakan mampu menyerap lebih dari 3.500 tenaga kerja lokal untuk mengisi berbagai posisi.Direktur Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Indonesia Jeffri Ardiyanto menyampaikan harapannya agar investasi ini dapat memperkuat industri alat kesehatan domestik, meningkatkan kapasitas produksi di dalam negeri, serta memperluas akses terhadap teknologi medis modern.Bupati Batang M Faiz Kurniawan menyambut positif investasi ini karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal. Selain itu, dirinya menekankan pentingnya aspek keberlanjutan lingkungan.Berdiri sejak tahun 1997, Allmed Medical merupakan salah satu produsen produk perawatan luka ternama asal China, seperti kain kasa dan perban berkualitas tinggi, termasuk produk pengendalian infeksi seperti masker medis, respirator, dan pakaian pelindung.Direktur PT Ace Medical Products Indonesia, Hui Cui, menyebut pabrik baru ini akan menjadi simbol komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem industri alat kesehatan berkualitas tinggi di Indonesia. Seluruh proses produksi akan dijalankan dengan sistem yang terotomatisasi, efisien, dan memenuhi standar internasional, termasuk pemanfaatan peralatan canggih dan fasilitas sterilisasi EO digital berkapasitas besar.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Media: Warga miskin di AS menderita akibat inflasi selama musim liburan 2022
Indonesia
•
26 Nov 2022

Fokus Berita – Pemberlakuan tarif UE terhadap EV China tuai penentangan luas
Indonesia
•
31 Oct 2024

Moody's Analytics: Tarif AS dapat pangkas pertumbuhan PDB Meksiko sebesar 1 poin persentase
Indonesia
•
17 Jul 2025

Pasar STAR China salurkan lebih banyak modal untuk inovasi IPTEK
Indonesia
•
24 Jul 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
