
Peristiwa-Peristiwa Penting dalam Konflik Israel-Palestina dan Proses Perundingan Gencatan Senjata

Para demonstran berpartisipasi dalam sebuah aksi unjuk rasa untuk mendukung Palestina dan Lebanon di Sydney, Australia, pada 6 Oktober 2024. (Xinhua/Liang Youchang)
Krisis kemanusiaan yang menghancurkan di Gaza telah mengakibatkan tewasnya lebih dari 46.000 warga Palestina dan lebih dari 1.200 warga Israel.
Doha, Qatar (Xinhua/Indonesia Window) - Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan gencatan senjata setelah konflik yang berlangsung selama lebih dari 15 bulan. Krisis kemanusiaan yang menghancurkan itu telah mengakibatkan tewasnya lebih dari 46.000 warga Palestina dan lebih dari 1.200 warga Israel, demikian menurut otoritas kesehatan di Gaza dan Israel.Berikut adalah lini masa peristiwa-peristiwa penting sejak konflik tersebut pecah pada Oktober 2023.-- Pada 7 Oktober 2023, Hamas melancarkan serangan berskala besar ke Israel, menewaskan sekitar 1.200 orang. Selain itu, Hamas juga menyandera sekitar 250 orang.-- Pada 8 Oktober 2023, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendeklarasikan "keadaan perang" dan berjanji akan menghancurkan Hamas, memulai serangan udara berskala luas di Gaza.-- Pada 27 Oktober 2023, Israel melancarkan invasi darat skala besar ke Gaza.-- Pada 24 November hingga 1 Desember 2023, gencatan senjata sementara selama empat hari yang dimediasi oleh Qatar dan mediator lainnya mulai berlaku, menghentikan permusuhan untuk sementara waktu. Gencatan senjata diperpanjang dua hari, dengan perpanjangan lainnya hingga 1 Desember. Dalam periode ini, lebih dari 100 sandera dibebaskan dari Gaza, sementara Israel membebaskan 240 tahanan Palestina. Serangan udara Israel di Gaza dilanjutkan pada 2 Desember setelah gencatan senjata berakhir.-- Pada 11 Desember 2023, Israel mengisyaratkan kesediaannya untuk merundingkan gencatan senjata kemanusiaan dengan pertukaran pembebasan sandera, sementara Hamas menuntut penghentian operasi militer Israel sebelum diskusi lebih lanjut.
Warga Palestina terlihat di antara puing-puing di lokasi rumah yang hancur setelah pengeboman Israel di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 15 Januari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Banjir dan tanah longsor landa Sumatra Barat, dua orang tewas
Indonesia
•
20 Dec 2023

Festival salju besar Jepang digelar di Hokkaido
Indonesia
•
06 Feb 2023

Gunung Kilimanjaro di Tanzania dilanda kebakaran
Indonesia
•
23 Oct 2022

Eropa dilanda cuaca ekstrem, sektor perjalanan alami gangguan
Indonesia
•
07 Jan 2025


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
