
Kuarsa berkemurnian tinggi jadi jenis mineral baru vital bagi industri teknologi

Ilustrasi. Mineral kuarsa. (Jason D on Unsplash)
Kuarsa berkemurnian tinggi mengacu pada batuan yang dapat diproses dan dimurnikan untuk mendapatkan silikon dioksida dengan kemurnian tidak kurang dari 99,995 persen, yang dapat memenuhi permintaan industri teknologi tinggi seperti industri semikonduktor dan fotovoltaik.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Kuarsa berkemurnian tinggi kini telah resmi menjadi jenis mineral ke-174 yang dimiliki China, seiring ditemukannya beberapa deposit bijih kuarsa di negara tersebut, demikian diumumkan Kementerian Sumber Daya Alam China pada Kamis (10/4).Memiliki ketahanan pada suhu tinggi, ketahanan terhadap korosi, ekspansi termal yang rendah, insulasi yang tinggi, dan kemampuan transmisi cahaya, kuarsa berkemurnian tinggi mengacu pada batuan yang dapat diproses dan dimurnikan untuk mendapatkan silikon dioksida dengan kemurnian tidak kurang dari 99,995 persen, yang dapat memenuhi permintaan industri teknologi tinggi seperti industri semikonduktor dan fotovoltaik, papar Mao Jingwen, seorang akademisi dari Akademi Teknik China (Chinese Academy of Engineering).Seorang pejabat dari Kementerian Sumber Daya Alam China mengatakan bahwa beberapa endapan bijih kuarsa berkemurnian tinggi telah ditemukan di sejumlah daerah, termasuk bagian timur Pegunungan Qinling di Provinsi Henan, China tengah, dan Altay di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. Temuan ini merupakan bagian dari babak baru langkah strategis yang bertujuan untuk mencapai terobosan dalam pencarian mineral.Secara global, tambang kuarsa berkemurnian tinggi pada umumnya tersebar di negara-negara seperti Amerika Serikat, Rusia, Norwegia, dan Australia.Penetapan jenis mineral baru ini penting untuk perlindungan dan pengembangan mineral itu, serta penting untuk memastikan ketahanan industri teknologi tinggi dan rantai pasokan China, ungkap pejabat tersebut.Kuarsa merupakan salah satu mineral yang paling umum ditemukan di kerak Bumi. Jika murni, kuarsa membentuk kristal yang tidak berwarna, transparan, dan sangat keras dengan kilau seperti kaca. Sebagai komponen penting dari banyak batuan beku, metamorf, dan sedimen, bentuk alami silikon dioksida ini ditemukan dalam berbagai jenis dan warna yang beragam.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah India minta saran masyarakat untuk redam lonjakan harga tomat
Indonesia
•
05 Jul 2023

Potensi aksi pemogokan di pelabuhan AS dapat lumpuhkan rantai pasokan global
Indonesia
•
29 Sep 2024

Rute udara kargo baru China-Brasil genjot perdagangan ‘e-commerce’
Indonesia
•
05 Apr 2023

Feature – Dari sampah jadi uang! Daur ulang berbasis teknologi dorong ekonomi sirkular di China
Indonesia
•
24 Feb 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
