
NPR: Larangan aborsi dapat perburuk tingkat kelahiran prematur di AS

Para demonstran berunjuk rasa untuk menuntut hak aborsi di Washington DC, Amerika Serikat, pada 8 Oktober 2022. (Xinhua/Liu Jie)
Larangan aborsi di AS, yang saat ini berlaku di setidaknya 13 negara bagian dan sangat dibatasi di 12 negara bagian lainnya, dikhawatirkan menaikkan angka kelahiran prematur.
New York City, AS (Xinhua) – Sekitar 1 dari 10 angka kelahiran hidup di Amerika Serikat (AS) pada 2021 terjadi secara prematur, yakni sebelum usia kehamilan 37 pekan, menurut laporan March of Dimes yang dirilis pada akhir tahun lalu."Angka tersebut merupakan tingkat kelahiran prematur yang lebih tinggi dibandingkan dengan di sebagian besar negara maju; penelitian dalam beberapa tahun terakhir menyebutkan angka 7,4 persen di Inggris dan Wales, 6 persen di Prancis, dan 5,8 persen di Swedia," ungkap National Public Radio (NPR) pada Rabu (15/3) dalam laporannya terkait data tersebut.Banyak spesialis ibu dan janin (maternal-fetal) khawatir bahwa kejadian kelahiran prematur akan segera melonjak, dengan praktik aborsi saat ini dilarang di setidaknya 13 negara bagian dan sangat dibatasi di 12 negara bagian lainnya, menurut laporan itu."Negara-negara bagian yang membatasi aborsi memiliki lebih sedikit penyedia perawatan ibu dibandingkan dengan negara-negara bagian yang memiliki akses aborsi," menurut laporan itu, mengutip analisis terbaru dari Commonwealth Fund.Sementara itu, penelitian baru yang mengejutkan menunjukkan bahwa di setiap tingkat pendapatan AS, perempuan kulit hitam dan bayinya mengalami hasil kelahiran yang jauh lebih buruk dibandingkan rekan-rekan kulit putih."Dengan kata lain, semua sumber daya yang datang dengan kekayaan tidak melindungi perempuan kulit hitam atau bayinya dari komplikasi prematur," kata NPR dalam laporannya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Year Ender – Maskot fauna Kalimantan Selatan, bekantan terancam punah
Indonesia
•
01 Jan 2026

WHO desak penerapan strategi hadapi kedaruratan kesehatan di Eropa
Indonesia
•
01 Sep 2022

COVID-19 – Covid jadi penyebab utama kematian di AS pada 2022
Indonesia
•
20 Jan 2023

Studi: Tisu toilet jadi 'bahan kimia abadi' dalam air limbah di seluruh dunia
Indonesia
•
09 Mar 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
