
Israel akan bangun permukiman ilegal baru di Tepi Barat

Beberapa ekskavator Israel menghancurkan sebuah bangunan tempat tinggal di daerah Beit Ummar, sebelah utara Kota Hebron, Tepi Barat, pada 21 April 2025. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Lebih dari 720.000 pemukim Israel kini tinggal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, yang direbut dalam Perang Timur Tengah 1967, di antara 3,3 juta warga Palestina. Permukiman-permukiman tersebut dianggap ilegal menurut hukum internasional, termasuk putusan Mahkamah Internasional pada Juli 2024 yang menyatakan pendudukan Israel ilegal.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel pada Selasa (19/8) memberikan persetujuan akhir untuk permukiman baru di E1, kawasan yang sangat kontroversial di Tepi Barat yang diduduki.Dewan Perencanaan Tinggi menyetujui 3.753 unit perumahan, termasuk 3.401 unit untuk persetujuan akhir di kawasan E1 di Maale Adumim. Proyek ini akan menghubungkan sejumlah permukiman untuk menciptakan kontinuitas yang memisahkan Tepi Barat dari Yerusalem Timur.Diusulkan pertama kali pada 1990-an, rencana E1 telah lama dibekukan karena penolakan di Israel dan luar negeri. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan proyek ini dilanjutkan pada 2012 dan menghidupkannya kembali sebelum pemilu 2020.Lebih dari 720.000 pemukim Israel kini tinggal di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, yang direbut dalam Perang Timur Tengah 1967, di antara 3,3 juta warga Palestina. Permukiman-permukiman tersebut dianggap ilegal menurut hukum internasional, termasuk putusan Mahkamah Internasional pada Juli 2024 yang menyatakan pendudukan Israel ilegal.Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, mencakup wilayah seluas 5.655 km persegi (2.183 mil persegi), menjadikannya sekitar 15 kali lebih luas daripada Jalur Gaza yang membentang seluas 365 km persegi (141 mil persegi). Tepi Barat yang berbentuk seperti kacang merah ini kurang lebih seluas Bali di Indonesia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Xi Jinping serukan pembangunan hubungan China-Jepang yang sesuai dengan tuntutan zaman
Indonesia
•
18 Nov 2022

UE luncurkan strategi untuk perkuat kesiapsiagaan hadapi berbagai ancaman kompleks
Indonesia
•
27 Mar 2025

Menteri Australia: Efek berkepanjangan gangguan TI CrowdStrike dapat berlangsung beberapa pekan
Indonesia
•
23 Jul 2024

Afsel putuskan tarik semua diplomatnya dari Israel
Indonesia
•
08 Nov 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
