
London School Jakarta kembali angkat ‘adjunct professor’

Prof. Mike Hardy yang telah resmi menjadi 'adjunct professor' di Institute of Communication & Business, London School of Public Relations (LSPR) Jakarta memberikan penjelasan mengenai kepemimpinan berjudul ‘Developing Leadership Nature in Higher Education’ pada Kamis (1/9/2022). (LSPR Jakarta)
LSPR Jakarta menetapkan Prof. Mike Hardy sebagai adjunct professor, dan menjadi akademisi di Fakultas Bisnis, Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Post Graduate Programme (program pascasarjana).
Jakarta (Indonesia Window) – Institute of Communication & Business, London School of Public Relations (LSPR), kembali memiliki seorang adjunct professor yaitu Professor Mike Hardy.Mike Hardy akan menjalankan kewajibannya sebagai akademisi di LSPR pada Fakultas Bisnis, Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan Post Graduate Programme (program pascasarjana), menurut pernyataan dari LSPR Jakarta yang diterima pada Jumat.“Saya senang dan bersemangat untuk bergabung dengan LSPR Communication and Business Institute sebagai adjunct professor. Institut ini adalah kampus terkemuka di Indonesia dengan kemitraan yang luas,” kata Prof. Hardy.Komitmen terhadap praktik dan studi kepemimpinan dalam pendidikan sangatlah tepat, tuturnya, seraya menambahkan, pengembangan para manajer dan wirausahawan masa depan dapat dilakukan serta mendapatkan dukungan langsung dari aspirasi kaum muda yang bergabung dengan LSPR.“Kita tahu bahwa kepemimpinan yang lebih baik membantu mengatasi banyak tantangan yang kita hadapi dalam ekonomi dan masyarakat kita. Universitas di abad ke-21 ini ditempatkan secara unik untuk membantu kita memahami kompleksitas di mana kita bekerja dan hidup, dan membantu membuat perubahan positif yang kita butuhkan,” ujarnya.Kehadiran Mike Hardy sebagai adjunct professor juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas publikasi internasional, memberikan kesempatan bagi para dosen perguruan tinggi dalam negeri untuk berkolaborasi dan berinteraksi dengan profesor berkelas dunia serta mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.Penetapan Mike Hardy sebagai adjunct professor dilakukan pada 1 September 2022 dan disaksikan oleh perwakilan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 3, Anis Apriliawati, subkoordinator kualifikasi pendidik dan tenaga kependidikan luar negeri, manajemen LSPR dan juga para dosen lembaga pendidikan tinggi tesebut.Berbeda dari pendahulunya, Prof. Anne Gregory yang berfokus pada kehumasan, Prof. Mike Hardy secara khusus akan berkonsentrasi pada bidang kepemimpinan.Mengawali tugas pertamanya, Mike Hardy memberikan penjelasan mengenai kepemimpinan berjudul ‘Developing Leadership Nature in Higher Education’ kepada para dosen LSPR di Prof. Djajusman Auditorium & Performance Hall, kampus LSPR.Bersamaan dengan kegiatan tersebut, para dosen juga berkumpul dan bertemu untuk membahas persiapan semester baru yang biasa disebut dengan lecturer’s briefing.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – 43 persen sekolah di dunia kekurangan fasilitas cuci tangan
Indonesia
•
16 Aug 2020

Korban meninggal dalam hujan lebat di Brasil bertambah jadi 56 orang
Indonesia
•
30 May 2022

Terancam punah, pertunjukan wayang potehi ramaikan Tahun Baru Imlek di Jakarta
Indonesia
•
12 Feb 2024

Situs pemakaman era Romawi ditemukan di Jalur Gaza utara
Indonesia
•
13 Dec 2022


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
