
Tibet di China tingkatkan vaksinasi HPV gratis untuk remaja perempuan

Sejumlah warga lokal berpose untuk difoto di depan rumah baru mereka di Kota Gurum di Lhasa, Daerah Otonom Tibet, China barat daya, pada 2 April 2020. (Xinhua/Zhan Yan)
Vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks tengah diperluas di Tibet, di kalangan remaja perempuan berusia 13 hingga 14 tahun, dalam tiga tahun ke depan.
Lhasa, China, 26 Desember (Xinhua) – Daerah Otonom Tibet di China barat daya berjanji akan memperluas cakupan pemberian vaksin human papillomavirus (HPV) secara gratis untuk remaja perempuan berusia 13 hingga 14 tahun dalam tiga tahun ke depan, demikian menurut konferensi pers di daerah tersebut pada Senin (26/12).HPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi di permukaan kulit, serta berpotensi menyebabkan kanker serviks.Menurut rencana pemberdayaan kaum perempuan di daerah itu untuk periode 2021-2025, Tibet juga akan meningkatkan tingkat skrining kanker serviks menjadi lebih dari 70 persen di kalangan anak perempuan usia sekolah, tutur Li Sang dari komite kerja pemerintah daerah untuk perempuan dan anak-anak dalam konferensi pers tersebut.Selama periode yang sama, daerah itu akan terus menggenjot tingkat skrining kanker payudara, serta diagnosis dan pengobatan untuk kanker serviks, kata Li.Pada Januari lalu, Tibet memasukkan program skrining serta pengobatan kanker payudara dan kanker serviks ke dalam laporan pemerintah untuk 2022 sebagai bagian dari upaya dalam meningkatkan kesehatan kaum perempuan.Sejak 2012, Tibet telah melakukan lebih dari 400.000 skrining kanker payudara dan kanker serviks. Hingga akhir 2021, jumlah penduduk perempuan di Tibet mencapai 1,75 juta orang, atau 47,8 persen dari total populasi Tibet, menurut data yang dirilis oleh federasi perempuan daerah Tibet.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah SAR Hong Kong rilis Cetak Biru Pengembangan Pemuda
Indonesia
•
21 Dec 2022

KBRI London buka kelas daring Bahasa Indonesia untuk penutur asing
Indonesia
•
02 Nov 2020

Lima komoditas pertanian untuk cegah “stunting”
Indonesia
•
18 Oct 2019

Survei: Kekhawatiran orangtua di AS meningkat terkait kekerasan senjata api
Indonesia
•
19 Apr 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
